Produk Ekspor DIY Didominasi Hasil Industri Olahan
- 14 Jul 2026 14:52 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Sejumlah komoditas hasil industri pengolahan, mendominasi ekspor DIY ke sejumlah negara. Antara lain pakaian dan aksesori bukan rajutan, pakaian dan aksesori rajutan, kemudian perabotan, lampu dan alat penerangan.
Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS), komoditas unggulan industri pengolahan berkontribusi mencapai hampir 100 persen, dari total ekspor DIY. Sepanjang Januari-Mei 2026 tercatat, total nilai ekspor DIY ke sejumlah negara mencapai US$ 254,30 juta.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPS DIY Endang Tri Wahyuningsih menyebut, terjadi pertumbuhan nilai ekspor daerah sebesar 14,09 persen. Dibandingkan periode yang sama tahun 2025, yang saat itu, nilai ekspor DIY mencapai US$ 222,89 juta.
”Ada beberapa negara tujuan utama ekspor pada periode Januari–Mei 2026, seperti Amerika Serikat, Australia, dan Jerman,” katanya melalui pernyataan tertulis, Selasa, 14 Juli 2026. ”Ketiga negara itu, menguasai 64,72 persen pangsa ekspor DIY.”
Khusus bulan Mei 2026, ekspor DIY mencapai US$ 47,47 juta, atau naik 1,17 persen dibandingkan Mei 2025. Sementara itu, nilai impor Mei 2026 tercatat US$16,49 juta, naik 36,77 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
”Dengan capaian tersebut, neraca perdagangan DIY pada Mei 2026 masih mencatatkan surplus sebesar US$30,97 juta,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....