RRI Yogyakarta Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila secara Khidmat

  • 04 Okt 2026 05:27 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Karyawan dan karyawati Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Yogyakarta mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada Kamis, 1 Oktober 2026 pagi. Upacara bendera tersebut berlangsung di halaman kantor RRI Yogyakarta, Jalan Ahmad Jazuli No. 4, Yogyakarta.

Kepala LPP RRI Yogyakarta Drs. Taufan Pamungkas Marhaendra Jaya, M.Si. memimpin jalannya upacara yang berlangsung aman dan khidmat.

Dalam momentum peringatan tersebut, Penyiar Programa 1 RRI Yogyakarta Agus Prihatin bertugas membacakan naskah ikrar yang disusun oleh Ketua DPR RI Puan Maharani. Sebelum upacara dimulai, ia mengaku sudah mempersiapkan diri serta menghayati teks ikrar tersebut.

Agus Prihatin membacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila dengan tegas dan lancar sesudah pembacaan naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

"Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami yang melakukan upacara ini menyadari sepenuhnya bahwa sejak diproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, pada kenyataannya telah banyak terjadi rongrongan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia," katanya membacakan kutipan awal ikrar.

Ia menambahkan, rongrongan tersebut terjadi karena kekurangwaspadaan terhadap upaya penumbangan Pancasila. Namun, dengan semangat kebersamaan dan nilai luhur Pancasila, Indonesia tetap kokoh berdiri.

"Maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya mengakhiri pembacaan ikrar.

Pembacaan ikrar dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk senantiasa mempertahankan Pancasila sebagai ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....