Motivasi untuk Kelompok Penerima Program Keluarga Harapan di Mantrijeron
- 08 Sep 2026 10:15 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kantor Urusan Agama (KUA) Mantrijeron memberikan penyuluhan kepada masyarakat di Gedung Aisyiyah Danunegaran. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan pembinaan kepada kelompok penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH).
Kegiatan pembinaan bertujuan mendorong keluarga penerima manfaat agar semakin mandiri, baik dalam bidang sosial maupun ekonomi. Selain itu, pembinaan juga memberikan penguatan nilai-nilai keagamaan sebagai bekal dalam menjalani kehidupan keluarga dan bermasyarakat.
Kegiatan tersebut diikuti Penyuluh Agama Islam KUA Mantrijeron, Fatkur Rohman, M.Pd.I., dan Pendamping PKH Kemantren Mantrijeron, Irawati, A.Md. Keduanya bersama-sama memberikan pembinaan dan motivasi kepada masyarakat dengan penuh semangat dan antusiasme.
Dalam kegiatan tersebut, penyuluh agama menyampaikan sejumlah pesan keagamaan yang berkaitan dengan kehidupan keluarga, tanggung jawab sosial, dan pentingnya membangun kemandirian.
Program Keluarga Harapan (PKH) yang merupakan program Kementerian Sosial RI juga mendorong keluarga penerima manfaat untuk meningkatkan kualitas kehidupan. Bantuan sosial diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dalam jangka pendek, tetapi juga menjadi sarana menuju kehidupan keluarga yang lebih mandiri.
Kepala KUA Mantrijeron, Setyo Purwadi, S.Ag., mengapresiasi kolaborasi antara KUA dan pendamping PKH dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Kolaborasi KUA dan pendamping PKH dapat memperkuat keluarga dari sisi ekonomi dan meningkatkan spiritual,” katanya.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam KUA Mantrijeron, Fatkur Rohman, M.Pd.I., mengatakan keluarga penerima manfaat diharapkan mampu meningkatkan kemandirian dan mempersiapkan masa depan anak-anak.
Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam bekerja, memenuhi kebutuhan keluarga, serta memberikan pendidikan yang baik kepada anak.
“Bantuan sosial menjadi jembatan menuju kemandirian,” ujar Fatkur Rohman.
Fatkur juga mengajak para penerima manfaat untuk saling menguatkan dan membangun semangat kebersamaan. Menurutnya, dukungan antarkeluarga dapat menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Kolaborasi KUA Mantrijeron dan Pendamping PKH Kemantren Mantrijeron diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Pembinaan yang menggabungkan aspek sosial, ekonomi, dan keagamaan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong keluarga penerima manfaat menuju kehidupan yang lebih mandiri dan berkualitas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....