Tanggung Jawab Keluarga Bukan Sekadar Mencari Nafkah, Ini Penjelasannya

  • 16 Agt 2026 15:13 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Dalam program Mutiara Pagi Pro1 RRI, Ustaz Niko menyampaikan pentingnya tanggung jawab seorang anak sekaligus orang tua dalam menjaga keluarganya. Menurutnya, tanggung jawab terhadap keluarga tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan ekonomi atau mencari nafkah, tetapi juga memastikan anggota keluarga mendapatkan bimbingan agama.

Niko mengingatkan bahwa setiap orang memiliki tanggung jawab untuk menjaga dirinya dan keluarganya dari perbuatan yang dapat menjerumuskan ke dalam api neraka.

“Selamatkanlah dirimu, anakmu, dan keluargamu dari api neraka. Jadi, tanggung jawab itu bukan hanya kewajiban mencari nafkah,” ujar Ustaz Niko dalam dialog Mutiara Pagi Pro1 RRI Yogyakarta, Kamis, 13 Agustus 2026.

Dalam kesempatan tersebut, seorang pendengar bernama Sri, yang berada di Jalan Wates, mengajukan pertanyaan mengenai kedudukan doa seorang ibu. Sri menanyakan apakah doa seorang ibu sama seperti doa nabi, serta mengaitkannya dengan ungkapan bahwa surga berada di bawah telapak kaki ibu.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Ustaz Niko mengatakan, dirinya tidak mengetahui secara pasti mengenai pernyataan bahwa doa ibu sama seperti doa nabi. Namun, ia menjelaskan bahwa nabi merupakan manusia pilihan Allah yang memiliki kedudukan khusus.

“Kalau doa ibu seperti doa nabi, saya tidak tahu. Yang pasti, nabi adalah pilihan Allah dan sedikit sekali berbuat salah. Sementara seorang ibu adalah manusia biasa yang bisa banyak salah dan juga memiliki emosi,"ucap Niko.

Lebih lanjut, ustaz Niko menjelaskan bahwa ungkapan “surga di bawah telapak kaki ibu” dapat dimaknai sebagai ajaran untuk menghormati dan memuliakan ibu. Menurutnya, seorang anak harus menjaga sikap dan perkataan kepada orang tua.

Ia menegaskan bahwa seorang anak tidak diperbolehkan menghardik, membentak, atau menyakiti hati ibunya. Bahkan, Al-Quran mengajarkan agar seorang anak tidak mengatakan kata “ah” kepada kedua orang tuanya.

“Surga di bawah telapak kaki ibu itu adalah menghormati dan memuliakan ibu kita. Tidak boleh menghardik, membentak, bahkan di dalam Al-Quran disebutkan bahwa kita tidak boleh mengatakan ‘ah’ kepada ibu,” kata Ustaz Niko.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa membangun keluarga tidak cukup hanya dengan memenuhi kebutuhan materi. Peran orang tua juga mencakup pendidikan, keteladanan, serta membimbing anak dalam menjalankan nilai-nilai agama dan menghormati kedua orang tua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....