Ketahui Sejarah Peringatan Hari Perhubungan Nasional

  • 17 Sep 2026 09:38 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) diperingati setiap tanggal 17 September. Dikutip dari laman Dephub.go.id, Tokoh kunci di balik penyatuan peringatan ini adalah Frans Seda, Menteri Perhubungan RI yang menjabat dari 1968 –1973 di bawah Kabinet Pembangunan I pada masa pemerintahan Presiden Soeharto. Melalui inisiatifnya, seluruh hari bakti sektor transportasi disatukan menjadi satu peringatan nasional yang kini kita kenal sebagai Hari Perhubungan Nasional.

Sebelum tahun 1971, sektor transportasi di Indonesia merayakan hari jadi atau hari bakti secara terpisah-pisah. Misalnya, sektor pelabuhan memiliki Hari Bakti pada 5 September, sektor pos dan telekomunikasi pada 26 September, dan sektor kereta api pada 27 September. Peringatan yang berbeda-beda ini menimbulkan tantangan dalam koordinasi dan efisiensi.

Melihat kondisi tersebut, Menteri Perhubungan RI Frans Seda mengambil inisiatif untuk menyatukan peringatan-peringatan tersebut. Penetapan Hari Perhubungan Nasional secara resmi melalui Keputusan Menteri Perhubungan (Menhub) Nomor SK. 274/G/1971 yang diterbitkan pada tanggal 26 Agustus 1971.

Peringatan Harhubnas pertama kali diselenggarakan pada 17 September 1973 di Silang Monas, Jakarta. Sejak saat itu, Harhubnas diperingati secara serentak oleh seluruh lembaga perhubungan di Indonesia, tidak hanya sebagai momen mengenang peristiwa bersejarah, tetapi juga sebagai motivasi bagi insan transportasi untuk terus berinovasi dan melayani masyarakat.

Peringatan Harhubnas memiliki 3 tujuan utama, yaitu:

1. Meningkatkan rasa kebersamaan dan jiwa korsa insan perhubungan dengan mitra kerja jasa perhubungan pada umumnya

2. Meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab untuk selalu ikut membudayakan peningkatan pelayanan yang lebih baik

3. Meningkatkan penghayatan dan pengamalan Lima Citra Manusia Perhubungan.

Tema Hari Perhubungan Nasional 2026 bertajuk "Terhubung, Melayani, Bergerak untuk Negeri". Lewat tema tersebut, Kemenhub memberikan penegasan mengenai peran sektor transportasi yang menjadi bagian penting dalam membuka akses masyarakat terhadap berbagai kebutuhan. Selain itu, tema yang diusung ini juga sejalan dengan tujuan utama Kemenhub, yakni menjadi jembatan untuk menggerakkan perekonomian daerah hingga nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....