Membangun Keluarga Harmonis Berdasarkan Nilai-Nilai Keimanan dan Ketaqwaan
- 09 Agt 2026 05:39 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Keinginan untuk memiliki kehidupan keluarga yang harmonis, tenteram, sejahtera, dan bahagia merupakan impian setiap orang. Namun demikian, dalam realitanya, tidak sedikit masyarakat yang harus berhadapan dengan berbagai tantangan, perselisihan, hingga konflik internal, baik antara suami-istri maupun orang tua dan anak. Masalah ekonomi, pekerjaan, hingga dinamika hubungan keluarga sering kali menjadi pemicu munculnya keretakan.
Menurut Ustadz Mahlani, SAg, MPd., Penyuluh Agama Islam dari Kemenag DIY saat menjadi narasumber dalam acara Religi Pagi di PRO 4 RRI Yogyakarta menekankan pentingnya memahami makna keharmonisan secara utuh dan menyeluruh, agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya Mewujudkan harmoni keluarga berfokus pada sasaran atau keadaan yang ingin dicapai, sedangkan mewujudkan keluarga yang harmonis menempatkan keluarga sebagai subjek aktif yang merawat dan menjaga kerukunan.
Ustadz Mahlani menyampaikan bahwa keluarga yang harmonis bukan berarti keluarga yang tidak pernah menghadapi masalah. Sebaliknya, ujian kesehatan, tantangan ekonomi atau perbedaan pendapat yang datang merupakan hal lumrah dalam rumah tangga.
Membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis, tenteram, dan penuh kasih sayang membutuhkan komitmen berkelanjutan dari seluruh anggota keluarga. Islam memandang bahwa ikatan pernikahan bukan sebatas sarana penyaluran kebutuhan biologis semata, melainkan sebuah tatanan moral mulia untuk mewujudkan kehidupan berlandaskan nilai-nilai ketuhanan.
Ia menekankan pentingnya pemahaman mendalam terkait pilar-pilar utama dalam menjaga keharmonisan rumah tangga di tengah dinamika kehidupan modern yang serba sibuk. Ustadz Mahlani menyebut ada empat pilar utama keharmonisan yakni Komunikasi dan Saling Menghargai, Sikap Bijak dalam Menyelesaikan Konflik dan menyadari Hakikat Pernikahan dan Misi Moral dalam Islam
Ia menegaskan Mewujudkan keluarga yang harmonis adalah sebuah proses panjang yang membutuhkan niat tulus, ikhtiar berkelanjutan, serta komitmen dari seluruh anggota keluarga. Dengan menjaga komunikasi efektif, mengelola konflik secara bijak, serta menanamkan nilai-nilai Mawaddah wa Rahmah, rumah tangga tidak hanya menjadi tempat bernaung secara fisik, tetapi juga menjadi tempat berseminya ketenangan jiwa dan keberkahan hidup.
Keberlangsungan rumah tangga yang harmonis membutuhkan kesadaran, keimanan, serta ketakwaan semata-mata demi mengharap dan mencari ridha Allah SWT tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu.
Diakhir ceramahnya Ustadz Mahlani menyampaikan Keluarga harmonis bukan berarti keluarga yang tanpa ujian. Ujian ekonomi, kesehatan, pendidikan anak, hingga perbedaan pendapat pasti ada. Namun, selama fondasinya adalah iman, komunikasi, kesabaran, dan kasih sayang, insya Allah semua ujian dapat dilalui dengan baik demi meraih ridha Allah SWT.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....