Tantangan Perubahan Iklim Semakin Dinamis, BMKG Lakukan Ini

  • 21 Jul 2026 15:51 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani terus berupaya, agar kualitas layanan di lembaganya bisa semakin adaptif dan handal. Terutama, saat menghadapi tantangan kebencanaan serta situasi perubahan iklim.

Sebab, kedaulatan bangsa tidak hanya bertumpu pada kekuatan pertahanan dan keamanan. Namun menurut Teuku, juga suplay informasi dari BMKG yang cepat, akurat dan menjangkau hingga wilayah terluar Indonesia.

”Sehingga, BMKG selalu berupaya mendekatkan layanan ke masyarakat, melalui 191 Unit Pelaksana Teknis (UPT),” katanya secara tertulis, terkait peringatan Hari Meterologi, Klimatologi dan Geofisika ke 79, Selasa, 21 Juli 2026. ”Seluruh UPT BMKG saat ini, tersebar dari Sabang hingga Merauke.”

Setiap informasi prakiraan cuaca, iklim maupun situasi kegempaan di berbagai daerah, selalu menjadi dasar pengambilan kebijakan pemerintah. Serta bisa membantu aktivitas masyarakat, seperti petani, nelayan hingga pelaku transportasi.

”Misalkan di sektor pertanian, informasi iklim dijadikan acuan untuk menyusun berbagai hal,” ucapnya. ”Seperti kalender tanam, juga untuk mengurangi risiko gagal panen.”

Kemudian di sektor maritim, para nelayan memanfaatkan layanan Indonesian Weather Information for Shipping (INA-WIS). Layanan ini digunakan untuk mendukung keselamatan sektor pelayaran, sekaligus identifikasi daerah tangkapan ikan.

Selain itu, BMKG juga mendukung pengembangan energi baru dan terbarukan. Melalui penyediaan data potensi angin, surya, dan panas bumi, serta berkontribusi dalam pemantauan titik panas (hotspot) untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan.

”Kami berkomitmen memberi layanan informasi terbaik, selama 24 jam setiap hari,” ujarnya. ”Sehingga, masyarakat bisa mendapat informasi cepat, akurat dan mudah dipahami.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....