Kolaborasi Dompet Dhuafa Yogyakarta di Prambanan Jazz, Hadirkan Fasilitas Ibadah

  • 10 Jul 2026 21:50 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Alunan musik dari deretan musisi berkelas nasional maupun internasional di Prambanan Jazz Festival 2026, telah berakhir 3-5 Juli 2025. Tetapi ada momen menarik di festival ini dengan hadirnya layanan fasilitas ibadah yang semakin memudahkan pengunjung menikmati alunan musik tetapi bisa tetap salat.

Fasilitas ibadah berupa Musala lengkap dengan perlengkapan salat seperti mukena, sarung dan sajadah; wudhu station, dan help desk dihadirkan Dompet Dhuafa Yogyakarta. Layanan tersebut di area Panggung Guyup dan Panggung Rukun, di Pelataran Candi Prambanan.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang publik yang lebih inklusif, sehingga masyarakat dapat menikmati pertunjukan musik sekaligus tetap memiliki kemudahan untuk menunaikan ibadah.

Memasuki penyelenggaraan tahun ke-12, Prambanan Jazz Festival 2026 mengusung tema "Celebrate The Joy" dengan menghadirkan ruang perjumpaan antara musik, seni, budaya, dan lintas generasi. Festival ini dimeriahkan oleh sejumlah musisi nasional maupun internasional, di antaranya NIKI, Henry Moodie, Michael Learns To Rock, Xdinary Heroes, The Rose, Joey Alexander, serta puluhan penampil lainnya.

Manajer Resources Mobilization Dompet Dhuafa Yogyakarta, Anita Diah Ekasari menyampaikan, bahwa kehadiran layanan fasilitas ibadah merupakan wujud komitmen Dompet Dhuafa dalam menghadirkan program kemanusiaan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan sosial, tetapi juga kebutuhan spiritual masyarakat. Menurutnya, Prambanan Jazz Festival menjadi ruang yang mempertemukan masyarakat dari berbagai daerah dan latar belakang.

"Kami ingin memastikan setiap pengunjung tetap memiliki kemudahan untuk menunaikan ibadah tanpa harus meninggalkan kawasan festival. Kehadiran layanan fasilitas ibadah ini merupakan bagian dari ikhtiar syiar Islam yang ramah dan inklusif, sekaligus wujud pelayanan filantropi Dompet Dhuafa dalam memenuhi kebutuhan masyarakat secara utuh, baik sosial maupun spiritual," ujarnya dalam keterangan tertulis yang dikutip, Jumat, 10 Juli 2026.

Anita menjelaskan, penyediaan layanan fasilitas ibadah di kawasan festival merupakan implementasi nilai filantropi Islam yang diusung Dompet Dhuafa, yaitu menghadirkan manfaat yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Filantropi tidak hanya diwujudkan melalui program pemberdayaan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, maupun kemanusiaan, tetapi juga melalui pelayanan yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah, termasuk saat menghadiri kegiatan publik berskala besar.

Lebih dari itu, kolaborasi ini menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan syiar Islam yang ramah, inklusif, dan membumi. Kehadiran layanan fasilitas ibadah di tengah festival diharapkan dapat mengingatkan bahwa aktivitas seni, budaya, dan hiburan dapat berjalan selaras dengan nilai-nilai spiritual, sehingga masyarakat tetap dapat memenuhi panggilan ibadah dengan nyaman.

Dompet Dhuafa Yogyakarta berharap kolaborasi ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai penyelenggara kegiatan publik untuk menghadirkan layanan fasilitas ibadah sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, ruang-ruang publik tidak hanya menjadi tempat berkumpul dan berekspresi, tetapi juga mampu menghadirkan kenyamanan, kebermanfaatan, serta mendukung masyarakat dalam menjalankan ibadah di mana pun mereka berada.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....