KAWAL Indonesia Isi Seminar Character Building Mahasiswa STTII

  • 25 Apr 2026 14:47 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Seminar penguatan karakter mahasiswa digelar oleh Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia (STTII) pada Jumat 24 April 2026 dengan menghadirkan Karena Anda Adalah Kekasih Allah (KAWAL) Indonesia sebagai narasumber. Kegiatan yang berlangsung pukul 10.30 WIB hingga 12.00 WIB ini menjadi bagian dari program rutin kemahasiswaan dalam membangun kualitas karakter peserta didik.

Program tersebut merupakan agenda mingguan yang diisi dengan berbagai kegiatan seperti seminar, diskusi, dan bedah buku. Pihak kampus menilai bahwa ruang-ruang dialog seperti ini penting untuk memperkuat dimensi non-akademik mahasiswa di tengah tuntutan pendidikan tinggi yang semakin kompleks.

Perwakilan bidang kemahasiswaan STTII menyebutkan, seminar ini hadir sebagai respons atas kebutuhan pembentukan karakter mahasiswa yang tidak kalah penting dibandingkan capaian akademik.

“Lembaga pendidikan tidak hanya memperlengkapi mahasiswa secara intelektual, tetapi juga bagaimana mereka memiliki karakter dan kehidupan yang berdampak,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemilihan KAWAL Indonesia sebagai narasumber didasarkan pada masukan alumni dan jejaring kampus. Menurutnya, isu pembangunan karakter menjadi kebutuhan mendesak bagi mahasiswa sebagai bekal saat terjun langsung ke masyarakat dengan berbagai tantangan sosial.

Dalam pemaparannya, Ketua sekaligus Founder Yayasan Pelayanan KAWAL Indonesia, Sarlin Mataheru, menegaskan pentingnya pendidikan berbasis karakter sebagai fondasi utama dalam dunia pendidikan.

Character Building Education merupakan salah satu program yang menjadi basis dalam dunia pendidikan untuk membangun karakter generasi bangsa,” ujarnya.

Sarlin menjelaskan bahwa pembentukan karakter tidak selalu berasal dari hal besar, melainkan dari kebiasaan sederhana sehari-hari. Ia mencontohkan pentingnya ucapan seperti terima kasih, maaf, dan permisi sebagai bagian dari nilai dasar kehidupan.

“Hal kecil sering dianggap sepele, padahal justru dari situ karakter dibangun. Ucapan terima kasih itu sederhana, tetapi dampaknya besar,” katanya.

Melalui seminar ini, mahasiswa diajak memahami bahwa karakter sejati terlihat saat seseorang tidak sedang diawasi. Pihak kampus berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut guna membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, spiritualitas, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....