Pentakosta Momentum Umat Hidup Berani dan Berdampak
- 24 Mei 2026 09:11 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Ketua Karena Anda Adalah Kekasih Allah (KAWAL) Indonesia, Sarlin Mataheru, mengajak umat Kristiani memaknai Hari Pentakosta sebagai momentum untuk hidup lebih berani, kudus, dan membawa dampak positif bagi kemuliaan Tuhan. Ajakan tersebut disampaikan melalui pesan refleksi Hari Pentakosta yang dibagikan lewat WhatsApp pada Minggu, 24 Mei 2026.
Dalam pesannya, Sarlin mengingatkan bahwa peristiwa turunnya Roh Kudus 50 hari setelah kebangkitan Yesus Kristus menjadi titik awal lahirnya gereja untuk menjadi saksi di tengah dunia. Ia menilai Hari Pentakosta bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan pengingat bagi umat percaya untuk terus hidup dalam tuntunan Roh Kudus. “Hari ini di seluruh dunia umat percaya memperingati peristiwa yang mengubah sejarah dunia. Tepat 50 hari setelah kebangkitan Tuhan Yesus, Roh Kudus dicurahkan di ruang atas Yerusalem,” ujarnya.
Menurut Sarlin, peristiwa Pentakosta bukan hanya kejadian ajaib yang tercatat dalam sejarah kekristenan, tetapi menjadi awal perjalanan gereja untuk menghadirkan kesaksian dan dampak nyata bagi banyak orang. Ia mengatakan Roh Kudus yang dicurahkan kepada para rasul tetap bekerja hingga saat ini dan hadir bagi setiap orang percaya.
Dalam refleksinya, Sarlin menyampaikan tiga peran penting Roh Kudus dalam kehidupan umat Kristiani. Pertama, Roh Kudus memberi kekuatan di tengah kelemahan, kecemasan, dan berbagai pergumulan hidup yang dihadapi umat sehari-hari. “Kita diingatkan bahwa kita tidak pernah sendirian,” katanya.
Kedua, Roh Kudus mempersatukan umat di tengah berbagai perbedaan. Sarlin menilai peristiwa Pentakosta menunjukkan bagaimana perbedaan bahasa dan bangsa dapat dipersatukan melalui kasih Tuhan. “Gereja dipanggil menjadi tempat di mana kasih mengalahkan perbedaan,” ujarnya.
Selain itu, ia menegaskan bahwa Roh Kudus juga mengutus umat percaya untuk menjadi saksi Kristus dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja, kampus, keluarga, maupun masyarakat. “Tujuan Roh Kudus dicurahkan bukan supaya kita diam di dalam gedung gereja. Tapi supaya kita keluar menjadi saksi Kristus,” katanya. Di akhir pesannya, Sarlin berharap Hari Pentakosta menjadi titik balik bagi umat Kristiani untuk hidup lebih berdampak dan terus berjalan dalam kasih serta kuasa Tuhan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....