Paskah Membuat Manusia Menjadi Baru dan Membawa Harapan
- 25 Apr 2026 09:30 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Selama 50 hari mulai dari Kebangkitan Kristus hingga Pentakosta, umat Katolik memperingati Paskah. Itulah yang membuat penyuluh Katolik kabupaten Sleman, Nina Keban, menyampaikan refleksi Paskah 2026. Hal tersebut disampaikan dalam program Mimbar Agama Katolik Pro 1 Jogja, Jumat, 24 April 2026.
“Paskah menyadarkan kita jika Kebangkitan Kristus merupakan kabar pengharapan yang membarui kemanusiaan kita,” katanya.
Menurutnya Paskah membuat umat menjadi manusia baru. Umat Katolik diajak untuk meninggalkan manusia lama. “Kita diajak menjadi manusia Paskah,” ujarnya.
Nina mengatakan menjadi manusia Paskah berarti berani membawa harapan serta kedamaian di tengah dunia yang penuh konflik. Selain itu, umat juga diharapkan membawa terang atau cahaya di tengah dunia saat ini.
Refleksi juga menekankan Paskah ekologis. Hal tersebut dapat tercapai dengan memulihkan hubungan kita dengan seluruh ciptaan atau ekologi. Mengutip dari Pena Katolik, masa Paskah merupakan masa liturgi yang penuh sukacita. Masa Paskah bermakna bahwa Surga sebagai tempat sukacita yang hakiki, melampaui apapun yang terjadi di bumi.
Program Mimbar Agama Katolik dengan tema Refleksi Paskah 2026 tersebut, tayang Jumat, 24 April 2026 pukul 19.30 WIB hingga 20.00 WIB. Selain melalui frekuensi FM 91,1 Pro 1 Jogja, program juga dapat disimak melalui kanal streaming RRI Digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....