Pentingnya ASI Eksklusif untuk Tumbuh Kembang dan Imunitas Bayi

  • 04 Mar 2026 14:13 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Air Susu Ibu (ASI) mengandung berbagai zat penting yang berperan besar dalam meningkatkan kekebalan tubuh bayi untuk melawan penyakit. ASI dikenal memiliki antibodi istimewa, bernilai tinggi, serta dapat diberikan tanpa biaya. Tak hanya itu, ASI juga dipandang sebagai anugerah dari Allah SWT yang memberikan manfaat luar biasa bagi tumbuh kembang anak.

ASI eksklusif dianjurkan diberikan sejak bayi lahir hingga usia 6 bulan. Namun, pemberian ASI tidak berhenti setelah itu. Ibu tetap disarankan melanjutkan menyusui hingga anak berusia maksimal 24 bulan atau 2 tahun.

Narasumber dari RS PKU Muhammadiyah Sleman, Laily Ulfah, S.Gz, menjelaskan hal tersebut saat menjadi pembicara dalam program Indonesia Sehat di RRI Yogyakarta beberapa waktu lalu. Menurutnya, peran ASI sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang bayi.

“ASI merupakan asupan paling sehat dan sangat dianjurkan untuk bayi sejak lahir. Antibodi yang terdapat di dalam ASI sangat baik untuk pertumbuhan bayi karena nutrisinya paling sempurna,” ujar Laily.

Ia menambahkan, standar pemberian ASI dapat dilakukan dengan menyusui bayi secara langsung maupun dengan cara memompa ASI untuk kemudian disimpan di lemari pendingin. Cara ini sangat membantu terutama bagi ibu yang bekerja agar tetap dapat memberikan ASI secara optimal.

Lebih lanjut, Laily menegaskan bahwa pemberian ASI bukan hanya soal pemenuhan nutrisi, tetapi juga membangun interaksi dan ikatan psikologis yang mendalam antara ibu dan bayi. Kedekatan tersebut dinilai berpengaruh positif terhadap perkembangan emosional anak.

Di sisi lain, ibu menyusui juga perlu memperhatikan asupan makanan dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang guna menghasilkan ASI yang berkualitas.

“Sehingga kalau ASI-nya prima, otomatis bayinya juga akan tumbuh dengan sehat dan tidak mudah sakit. Fakta di lapangan menunjukkan anak dengan full ASI jauh lebih kuat secara fisik,” jelasnya.

Terkait pola makan, Laily menyarankan ibu menyusui mengonsumsi makanan pokok sebanyak tiga porsi per hari. Lauk pauk yang mengandung protein, baik hewani maupun nabati, masing-masing satu porsi, serta dilengkapi sayur dan buah masing-masing satu porsi.

Ia juga mengingatkan pentingnya pemenuhan zat besi dan mineral. Zat besi berperan penting dalam pembentukan hemoglobin di dalam darah yang berfungsi mengedarkan oksigen ke seluruh jaringan tubuh.

Dengan pemberian ASI yang optimal serta dukungan pola makan sehat bagi ibu, diharapkan bayi dapat tumbuh sehat, kuat, dan memiliki daya tahan tubuh yang baik sejak dini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....