Pohon Bertumbangan Pasca Hujan Deras di Kota Yogyakarta
- 18 Feb 2026 22:17 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta mencatat sejumlah kerusakan usai terjadinya hujan deras yang terjadi, Rabu, 18 Februari 2026. Kepala Pelaksana BPBD Kota Yogyakarta Nur Hidayat mengatakan setidaknya ada 8 pohom tumbang dan satu atap roboh yang terjadi di beberapa titik.
Nur merinci, pohon tumbang diantaranya terjadi di Ngampilan berupa dahan pohon jambu berukuran 2,5 meter dan diameter 15 cm. Ada pula pohon tumbang setinggi 15 meter dan diameter 30 meter di Jalan S Suparman Kelurahan Patangpuluhan. Kondisi di kedua titik itu sudah terkondisi. Lalu ada pohon tumbang di Jalan Batikan selatan UST setinggi 4 meter dan diameter 30 cm yang mengganggu akses jalan arah selatan dan sudah terkondisi. Pohon tumbang di Juminahan, Tegalpanggung, Danurejan setinggi 6 meter dan diameter 30 cm sudah terkondisi.
Selain itu, ada juga pohon beringin setinggi 5 meter dan diameter 40 cm tumbang di Kadipaten Kota Yogyakarta yang berdampak pada kabel telepon, akses pejalan kaki, dan kabel PJU (penerangan jalan umum). Pohon ketepeng di Jalan Balirejo setinggi 20 meter dan diameter 40 cm sudah terkondisi.
“Kemudian pohon mlinjo tumbang di Jalan Banjarsari Mantrijeron setinggi 20 m dan diameter 35 cm sudah terkondisi. Dan dahan pohon nangka tumbang di Jalan HOS Cokroaminoto setinggi 9 meter dan diameter 30 cm sudah terkondisi,” ucap Nur, Rabu, 18 Februari 2026.
Nur memastikan pihaknya telah melakukan sejumlah langkah asesmen dan evakuasi berupa pemotongan pohon. Dia juga memastikan tak ada korban jiwa. Selain pohon tumbang, pihaknya juga mencatat terjadinya atap yang roboh di beberapa titik dan masih belum terkondisi. Diantaranya adalah di Kampung Tegalmulyo Kelurahan Pakuncen dan atap rusak di Jalan Jetis Pasiraman Cokrodiningratan.
“Kebutuhan mendesak berupa pemberian terpal dan perbaikan. Tindakan yang dilakukan berupa asesmen dan belum terkondisi,” ujar Nur.
Dia mengatakan, sejumlah pihak turut terlibat dalam proses pengondisian. Diantaranya adalah TRC BPBD Kota Yogyakarta, Babinsa, Koramil, Kampung Tangguh Bencana, personel Satlinmas, hingga relawan, dan warga sekitar. Nur mengimbau kepada masyarakat untuk melaprorkan kejadian bencana atau kerusakan akibat bencana ke BPBD Kota Yogyakarta melalui call center 0811-2828-911.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....