BPBD DIY Minta Waspadai Cuaca Ekstrem Dapat Memicu Bencana
- 24 Feb 2026 21:38 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Wilayah dengan topografi curam, diminta waspada terhadap cuaca ekstrem. Petugas di Media Center BPBD DIY, Sita, menyampaikan imbauannya melalui Pro 1 Jogja, Senin, 23 Februari 2026.
Menurutnya wilayah dengan tebing curam berpotensi terjadi longsor. “Apalagi hujan lebat dapat mengikis tanah di sekitar tebing,” katanya. Selain itu, potensi pohon tumbang dapat terjadi, saat hujan disertai angin kencang.
Ia juga menyampaikan nihil catatan bencana di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Minggu, 22 Februari 2026. Baik itu satu kota maupun empat kabupaten di DIY.
Meski demikian, Sita menyarankan masyarakat tetap mewaspadai potensi bencana, dengan memperhatikan beberapa nomor penting. “Berkaitan dengan darurat medis di call center 119,” katanya.
Ia melanjutkan, yang berkaitan kebakaran dan penyelematan di Call Center 113. “Serta darurat bencana pada nomor 085212863744,” ujarnya lebih lanjut.
Sementara itu, siaran pers Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan cuaca ekstrem terjadi hingga 28 Februari 2026. Siaran pers Senin, 23 Februari 2026, mengajak warga mewaspadai hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang.
Pola siklonik di Samudera Hindia, Selatan Pulau Jawa, menyebabkan belokan angin serta pertemuan angin di sepanjang Pulau Jawa. Hal tersebut memicu peningkatan pembentukan awan hujan di DIY.
Beberapa wilayah diminta meningkatkan kewaspadaan. Baik itu di kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo, maupun Gunungkidul. Karena cuaca ekstrem dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti pohon tumbang dan tanah longsor.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....