Harlah ke-100 NU, Pemkot Yogyakarta Ajak Sinergi Atasi Masalah

  • 15 Feb 2026 21:29 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pemerintah Kota Yogyakarta seluruh ulama dan jamaah dalam membantu Pemerintah Kota Yogyakarta menyelesaikan persoalan perkotaan yang masih dihadapi masyarakat.

Hal ini disampaikan Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo dalam peringatan Harlah ke-100 Masehi Nahdlatul Ulama yang diselenggarakan oleh PCNU Kota Yogyakarta dalam rangkaian Istighosah dan Pengajian, Sabtu, 14 Februari 2026, di Grha Pandawa Balai Kota Yogyakarta.

Dalam sambutannya, Hasto Wardoyo mengapresiasi perjalanan panjang Nahdlatul Ulama dalam menjaga moral masyarakat, terutama dalam menjaga harmoni sosial, toleransi, serta kebangsaan. Ia juga mengucapkan selamat kepada NU yang telah memasuki usia 100 Masehi.

“Selamat kepada Nahdlatul Ulama yang memasuki usia 100 masehi,” ujarnya.

Hasto juga meminta dukungan para ulama dan jamaah dalam membantu Pemerintah Kota Yogyakarta menyelesaikan persoalan perkotaan yang masih dihadapi masyarakat. Karena diakhi, tantangan kota tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga perubahan perilaku masyarakat.

Menurut Hasto, peran tokoh agama menjadi penting dalam membangun kesadaran publik, termasuk terkait persoalan sosial dan pengelolaan sampah. Menurutnya, pendekatan keagamaan menjadi cara efektif untuk menumbuhkan kepedulian warga terhadap lingkungan dan kehidupan sosial.

“Di kota Yogyakarta ini masih ada beberapa rasio persoalan sosial, kemudian juga terkait pengelolaan sampah. Ini tidak bisa hanya pemerintah saja, perlu dukungan semua pihak,” ujarnya.

Melalui dakwah dan pengajian, Hasto juga berharap kesadaran masyarakat semakin kuat untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan kebersamaan. Ia juga menegaskan Pemerintah Kota Yogyakarta membuka ruang kolaborasi luas dengan organisasi keagamaan agar program pembangunan tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga mendapat dukungan moral dari masyarakat.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Yogyakarta, Yazid Afandi menegaskan, momentum satu abad NU menjadi penguatan struktur organisasi hingga tingkat paling bawah sekaligus penguatan kaderisasi.

"Program pendidikan kader akan terus digalakkan agar mampu memberi manfaat langsung bagi masyarakat dan memperkuat nilai kebangsaan," terangnya.

PCNU Kota Yogyakarta juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Yogyakarta yang memfasilitasi terselenggaranya kegiatan, serta berharap kolaborasi ulama dan pemerintah dapat terus berjalan dalam menjaga harmoni sosial di Kota Yogyakarta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....