Edukasi pengolahan sampah sejak Dini
- 09 Feb 2026 12:50 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID.Yogyakarta-Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema “Edukasi Pengelolaan Sampah Sejak Dini: Penerapan Program MAS JOS (Masyarakat Jogja Olah Sampah)” dilaksanakanpada tanggal 6–7 Desember 2025 bertempat di Masjid Al-Ikhlas, Kelurahan Tahunan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Kegiatan berlangsung pada pukul 15.00–17.30WIB dan melibatkan 28 mahasiswa KKN Alternatif Angkatan 102 Universitas Ahmad DahlanUnit IIID1, D2, dan D3 dengan sasaran 48 anak TPA yang berasal dari Masjid Amanah, Al-Ikhlas, dan Al-Hidayah.
Prof.Ir.Anton Yudhana ,Ph.D. selaku kepala LPPM Uni versitas Ahmad dahlan katakan" Pelaksanaan kegiatan diawali dengan tahap survei pemahaman awal anak-anak TPA terhadap pengelolaan sampah dan pengenalan program MAS JOS. Survei dilakukan secara sederhana melalui pertanyaan lisan dan diskusi interaktif untuk menggali pengetahuan anak terkait jenis-jenis sampah, kebiasaan membuang sampah, serta pemahaman mereka tentang pemilahan sampah organik dan anorganik. Data hasil survei pemahaman anak-anak di wilayah Tahunan khususnya 3 masjid menunjukkan rata-rata tingkat pemahaman terhadap program sampah dan program MAS JOS adalah 66,58±20,75%.
Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar anak masih memiliki pemahaman yang terbatas, sehingga diperlukan edukasi yangbersifat aplikatif dan mudah dipahami. Tahap selanjutnya adalah kegiatan penyuluhan MAS JOS yang dikemas secara edukatif dan menyenangkan. Mahasiswa KKN menyampaikan materi melalui media visual dan permainan edukasi “Flash Card”.
Kegiatan diawali dengan adanya pretest yang dilakukan dengan memberikan 3 gambar sampah yang mewakili sampah organik, anorganik dan infeksius (B3). Berdasarkan hasil pretest menunjukan kemampuan siswa TPA adalah 96,97±9,69% dan hasil postest diperoleh prosentasi 100% dengan peserta sebanyak 44 siswa TPA dari ketiga masjid.
Hal ini menunjukkan kemampuan siswa TPA dalam mengidentifikasi 3 jenis sampah, memilah dan sampah sejak dini sudah baik. Selain itu, anak-anak diajak untuk mengenal konsep dasar MAS JOS. Interaksi dua arah selama penyuluhan membuat anak-anak lebih aktif, antusias, dan mudah memahami materi yang disampaikan.
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan anak-anak TPA tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu menumbuhkan sikap peduli lingkungan dan menerapkankebiasaan pengelolaan sampah yang baik dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkunganmasjid dan rumah masing-masing ujar Prof anton yudhana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....