Membangun Mental Tangguh: Tantangan Generasi "Stroberi" di Era Digital

  • 10 Mei 2026 13:16 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakara - Istilah "Generasi Stroberi" kini marak digunakan untuk menggambarkan fenomena anak muda yang terlihat indah secara penampilan namun memiliki mentalitas yang rapuh. Psikolog remaja Wahyu Bintari, menjelaskan bahwa banyak generasi Z dan Alfa saat ini kesulitan menemukan jati diri mereka di tengah gempuran tren digital.

Salah satu faktor pemicu kerapuhan ini adalah paparan teknologi digital yang dimulai sejak usia dini tanpa adanya filter yang memadai. “Hal ini menyebabkan munculnya perilaku FOMO atau ketakutan tertinggal tren, sehingga anak-anak cenderung kehilangan visi dan cita-cita pribadi mereka,” ujarnya Minggu 10 Mei 2026.

Utuk membentuk mental yang kuat, langkah pertama yang krusial adalah menanamkan self-awareness atau kesadaran diri pada anak. Anak perlu diajak untuk mengenali keinginan dan potensi dirinya sendiri agar tidak hanya sekadar mengikuti arus yang ada di media sosial.

Selain kesadaran diri, pola komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak menjadi fondasi utama dalam membangun ketangguhan mental. Orang tua diharapkan mampu menjadi pendengar yang baik dan menciptakan ruang aman bagi anak untuk bercerita tanpa merasa dihakimi.

Tantangan besar muncul ketika anak memasuki usia remaja, di mana mereka biasanya mulai tertutup dan enggan berbagi cerita dengan orang tua. Namun, melalui pembiasaan berkomunikasi sejak kecil, ikatan emosional tersebut dapat tetap terjaga hingga anak dewasa.

Bintari juga menekankan pentingnya sikap empati dari orang tua ketika anak mulai menceritakan hal-hal personal, seperti ketertarikan pada lawan jenis. Alih-alih langsung memberikan penilaian negatif, orang tua sebaiknya memposisikan diri sebagai teman yang memahami fase perkembangan tersebut.

“Terakhir, orang tua perlu mengevaluasi penggunaan gawai mereka agar bisa memberikan contoh nyata dalam berinteraksi di dunia nyata,” katanya. Dengan keterlibatan aktif dan pengawasan yang tepat, generasi mendatang diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang tangguh secara karakter dan finansial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....