Sejumlah SPPG di Sleman Kantongi SLHS, Kasus Keracunan Menu MBG Menurun
- 08 Mei 2026 19:40 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman menyebut kasus keracunan makanan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengalami penurunan seiring dengan semakin banyak dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Dinkes Sleman mencatat sebanyak 2.458 siswa terdampak MBG sejak awal pelaksanaan program hingga akhir tahun 2025. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Cahya Purnama, mengatakan penurunan kasus terjadi setelah sejumlah dapur MBG memiliki SLHS.
“Setelah banyak dapur SPPG yang sudah ber-SLHS, ya tingkat keracunan yang terjadi di masyarakat atau di sekolah-sekolah mulai turun. Tidak banyak seperti dulu,” ucapnya saat ditemui beberpa waktu lalu.
Cahya mengatakan hingga saat ini tedapat 23 dapur SPPG diwilayah Sleman sudah bersertifikat SLHS. Penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang lebih ketat juga menjadi faktor berkurangnya kejadian keracunan MBG.
Ia menjelaskan, pengawasan dilakukan melalui koordinasi lintas sektor antara Badan Gizi Nasional (BGN), tim MBG kabupaten, serta pemerintah daerah. Koordinasi tersebut mencakup penyatuan SOP pelaksanaan, penanganan kasus keracunan, hingga mekanisme pendanaan apabila terjadi kasus yang tidak diinginkan.
Selain aspek keamanan makanan, Dinkes Sleman juga melakukan pengawasan terhadap kondisi bangunan dapur, sanitasi lingkungan, serta kebersihan operasional melalui Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL).
“Dapur-dapur MBG ini kan tidak hanya masalah keracunannya, tapi masalah lingkungannya, masalah bangunannya dan sebagainya sudah kita perhatikan semua. Kalau ada kejadian ya segera dilakukan antisipasi,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....