Program MBG Tingkatkan Omzet Pelaku Usaha dan Buka Lapangan Kerja Baru

  • 27 Feb 2026 18:47 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya dirasakan manfaatnya oleh para pelajar sebagai penerima, tetapi juga berdampak pada peningkatan omzet pelaku usaha yang menjadi pemasok bahan pangan.

Salah satunya dirasakan pemilik usaha Wayo Strawberry yang menjadi distributor buah untuk sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sejak Februari 2025 lalu. Pemilik usaha Wayo Strawberry mengungkapkan, sejak menyuplai kebutuhan buah untuk program MBG, terjadi peningkatan volume pesanan yang berimbas pada kenaikan omzet.

Selain itu, kebutuhan sumber daya manusia (SDM) juga bertambah untuk proses penyiapan, penyortiran, hingga pengiriman buah ke dapur SPPG. “Terbukanya kesempatan penambahan SDM untuk bagian menyiapkan, sortir, dan pengiriman berarti terbuka juga lapangan pekerjaan baru untuk pemberdayaan masyarakat sekitar kios buah kami,” ujarnya saat dikonfirmasi Jumat, 27 Februari 2026.

Ia menambahkan, dampak ekonomi tidak hanya dirasakan di internal usahanya. Kebutuhan konsumsi harian bagi tim yang terlibat juga melibatkan pelaku usaha sekitar kios Wayo Strawberry.

“Konsumsi sehari-hari team yang terlibat juga dari umkm sekitar kios, seperti pedagang jajan pasar, pedagang angkringan, pedagang makanan berat, kedai minuman yang sehari-hari kami pesan untuk konsumsi seluruh team yang terlibat,” ujarnya

Hingga saat ini, tercatat lebih dari 25 hingga 30 dapur SPPG yang pernah dan masih disuplai buah oleh Wayo Strawberry. Dari jumlah tersebut, sebagian dapur menjeda pemesannya sementara lainnya masih menerima pengiriman setiap hari.

“Semakin besar kuantiti PO buahnya maka team semakin banyak manpower yang terlibat,” katanya.

Rekomendasi Berita