Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat

  • 11 Feb 2026 16:18 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Hari Pers Nasional 2026 tidak hanya menjadi peringatan sejarah pers nasional, tetapi juga ruang konsolidasi untuk membahas isu-isu strategis yang relevan dengan perkembangan nasional dan global. 

Direktur COM TC Pusat Kajian dan Pelatihan Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Bono Setyo mengatakan tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” dinilai relevan dengan konteks kebangsaan saat ini. Pers sehat dimaknai sebagai pers yang bebas, independen, akurat, dan bertanggung jawab. Ekonomi berdaulat menekankan pentingnya kemandirian ekonomi nasional, termasuk peran pers dalam mendukung UMKM dan mempromosikan produk lokal. 

"Bangsa kuat menjadi tujuan akhir dari sinergi pers yang kredibel dan ekonomi yang berdaya saing," katanya ketika menjadi narasumber pada Dialog Jogja Menyapa, Senin pagi kemarin.

Sementara itu, Wakil Sekretaris PWI DIY Hari Susmayanti menjelaskan pers memiliki peran strategis dalam membangun demokrasi, menjaga keseimbangan informasi, serta mendorong kesadaran publik terhadap isu-isu kebangsaan. 

“Di era digital saat ini, tantangan pers tidak hanya terkait kebebasan berekspresi, tetapi juga keberlanjutan ekonomi media dan profesionalisme jurnalis,” ujarnya.

Hari menambahkan arus informasi bergerak nyaris tanpa jeda, teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) merasuk ke ruang redaksi, dan batas antara fakta, opini, serta manipulasi kian kabur. Dalam situasi seperti ini, peran pers sebagai pilar keempat demokrasi justru semakin krusial, karena sejatinya akan menjadi penyaring sekaligus penentu arah kewarasan publik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....