PT KAI Memulai Masa Angkutan Lebaran 2026
- 11 Mar 2026 18:57 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta memulai masa Angkutan Lebaran 2026 yang dijadwalkan berlangsung selama 22 hari, terhitung mulai Rabu 11 Maret 2026 hingga 1 April 2026. Pada hari pertama pelaksanaan, tercatat sebanyak 25.844 penumpang telah dilayani, baik yang berangkat maupun tiba di wilayah Daop 6. Angka ini diprediksi akan terus bertambah seiring dengan penjualan tiket yang masih dibuka hingga tengah malam.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan langkah antisipatif untuk menjamin kenyamanan pemudik. Salah satunya dengan peningkatan frekuensi perjalanan kereta api.
"Kami mengoperasikan 37 KA Jarak Jauh, meningkat dibandingkan hari biasa yang hanya berjumlah 25 KA," ujarnya.
Dari sisi keamanan dan pelayanan di lapangan, KAI Daop 6 melakukan langkah-langkah Pengamanan Ekstra dengan Menyiagakan 52 personel tambahan hasil kolaborasi dengan TNI dan Polri. Menerjunkan 28 personel Customer Services Mobile (CSM) untuk membantu kebutuhan penumpang di area stasiun. Sedangkan untuk fasilitas Kesehatan, PT KAI Menyediakan 6 pos kesehatan yang bekerja sama dengan puluhan rumah sakit mitra untuk penanganan medis lanjutan jika diperlukan.
Secara total, KAI Daop 6 menyediakan 525.350 tiket untuk keberangkatan awal selama periode mudik tahun ini. Hingga saat ini, sebanyak 317.358 tempat duduk atau sekitar 60% dari kapasitas yang tersedia telah terjual.
"Masih tersedia sekitar 207.992 tiket. Kami mengimbau masyarakat agar segera memesan tiket selama persediaan masih ada dan memastikan kembali jadwal keberangkatan agar tidak terlambat sampai di stasiun," ujarnya.
Stasiun Yogyakarta tercatat menjadi titik paling sibuk pada hari pertama, dengan melayani 6.047 penumpang yang datang dan 6.049 penumpang yang berangkat. Selanjutnya diikuti Stasiun Lempuyangan dan Stasiun Solobalapan yang juga mencatatkan volume penumpang yang cukup tinggi.