Puncak Arus Mudik di Bantul Diprediksi Terjadi pada H-2
- 08 Mar 2026 00:32 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul memprediksi puncak arus mudik Lebaran tahun ini akan terjadi pada H-2. Dari 8 juta jiwa yang diperkirakan akan memasuki wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sekitar dua hingga tiga juta orang akan memasuki Kabupaten Bantul.
Kepala Dishub Bantul, Singgih Riyadi menyatakan, mayoritas pemudik akan masuk melalui perbatasan dengan Kabupaten Gunungkidul dan Kota Yogyakarta. Menurutnya, kepadatan kendaraan akan terjadi di wilayah Kota Yogyakarta di mana pemudik akan mencari jalur alternatif menuju pintu Tol Prambanan,
“Terutama dengan dibukanya akses Tol Prambanan, pasti pemudik akan mencari jalur alternatif ke sana. Pasti akan melintasi Kota Yogyakarta. Kalau di Bantul hanya menyisir jalan di antaranya saja terutama di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS),” ucapnya, Sabtu, 7 Maret 2026.
Selain itu, dengan adanya Jembatan Kabanaran, arus lalu lintas di sisi selatan Bantul juga akan mengalami peningkatan. Menurutnya, jalur tersebut juga akan dilalui oleh para pemudik.
“Mobilitas kendaraan di sana pasti lebih tinggi. Karena selain dijadikan jalur alternatif, pengendara yang melintas juga akan menikmati pemandangan yang ada di sana,” ujarnya.
Singgih menambahkan, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi bersama Dishub DIY dan sejumlah instansi terkait. Nantinya, sejumlah pos pemantauan akan didirikan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan.
“Ada tujuh titik utama pos pantau. Salah satunya di Klangon (Sedayu), Srandakan, Pantai Depok, termasuk akses ke Kelok 23. Nanti kami juga ada pos terpadu di Jembatan Kabanaran bersama Dishub DIY, seperti libur Nataru kemarin,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....