Kendalikan Inflasi, Pemko Palangka Raya Fokus Awasi Harga Komoditas
- 15 Apr 2025 12:00 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Pemerintah Kota Palangka Raya memastikan bahwa kondisi inflasi pasca Lebaran 2025 masih dalam batas yang wajar dan terkendali. Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menyampaikan bahwa berdasarkan data terakhir pada Maret, tingkat inflasi di Palangka Raya tercatat sebesar 1,65 persen.
“Angka tersebut masih tergolong aman dan belum mengkhawatirkan. Situasi ini menunjukkan bahwa laju inflasi masih dalam kendali,” ujar Zaini saat berada di Kantor Wali Kota Palangka Raya, Selasa (15/4/2025).
Meski demikian, Zaini mengakui bahwa terdapat beberapa sektor yang memberikan kontribusi terhadap laju inflasi. Salah satunya adalah sektor kelistrikan, yang terdampak akibat penghapusan subsidi tarif listrik pada Maret lalu. “Kebijakan ini cukup signifikan memengaruhi inflasi di sektor tersebut,” katanya.
Selain itu, kenaikan harga emas juga menjadi faktor penyumbang inflasi. Di sisi lain, harga cabai rawit juga masih tinggi di pasaran, meskipun distribusi bahan pokok sejauh ini tetap berjalan normal.
“Distribusi bahan pokok harus tetap terjaga. Jika distribusi terganggu, bisa memicu kelangkaan yang akhirnya berdampak pada harga,” ucap Zaini.
Untuk menjaga kestabilan harga, Pemko Palangka Raya terus melakukan pengawasan terhadap dinamika harga dan distribusi barang. Pemerintah juga rutin berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna memastikan pasokan komoditas tetap stabil.
“Kelancaran distribusi dan ketersediaan stok sangat penting agar inflasi tetap bisa dikendalikan,” kata Zaini. (MC Palangka Raya)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....