10 Oleh-Oleh Khas Purwodadi yang Wajib Dicoba

  • 05 Jul 2024 15:42 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang : Purwodadi merupakan kecamatan yang juga menjadi ibu kota dari kabupaten Grobogan. Terkenal dengan sebutan kota swike, namun ternyata kota ini memiliki banyak makanan khas yang rasanya tidak kalah lezat dari swikenya dan cocok untuk dijadikan oleh-oleh.

Dilansir dari laman Dinas Kearsipan dan Provinsi Jawa Tengah, 10 oleh-oleh khas Purwodadi antara lain :

1. Yangko

Bahan dasar untuk pembuatannya adalah gula dan tepung ketan. Bentuknya lonjong memanjang dengan tekstur yang kenyal, mirip seperti kue mochi.

Terdapat gula jawa atau kacang yang dihaluskan di dalamnya sebagai isian. Jajanan ini cukup digemari karena rasanya yang legit dan lezat.

2. Kue Semprong

Teksturnya renyah, rasanya manis gurih, dan aromanya harum. Sekilas, kue semprong mirip dengan egg roll, tapi memiliki ketebalan yang berbeda.

3. Emping Jagung

Dibandingkan emping mlinjo, emping jagung lebih tipis dan renyah. Variasi rasa yang ditawarkan bermacam-macam, seperti gurih, manis, asin, dan pedas.

4. Sale Pisang

Pembuatannya seperti sale pada umumnya, yaitu pisang dijemur terlebih dahulu baru digoreng atau dioven. Dengan demikian, kadar air menjadi berkurang sehingga tekstur sale menjadi kenyal dan manisnya legit.

Ada 2 varian yang ditawarkan, yakni sale pisang kering dan sale pisang basah.

5. Marning Jagung

Sebagai daerah penghasil jagung, marning jagung khas Purwodadi cukup mencuri perhatian. Ada beberapa varian rasa, seperti gurih dan pedas.

Marning jagung sangat mudah ditemukan di Purwodadi karena banyak penjual yang menjajakannya.

6. Telur Asin Bledug

Mungkin daerah penghasil telur asin yang terkenal adalah Brebes, tapi jangan salah, ternyata Purwodadi juga mempunyai telur asin yang khas. Sebagai daerah penghasil garam, tepatnya di Bledug Kuwu, garam lokalnya juga dimanfaatkan untuk pembuatan telur asin.

7. Sambel Pecel Gambringan

Memiliki citarasa yang khas, gurih dan asin. Berbeda dengan sambel pecel pada umumnya yang cenderung manis.

Pada proses pembuatannya, kacang tidak digoreng, melainkan disangrai dulu sebelum ditumbuk menjadi sambel. Tekstur yang dihasilkan pun tidak terlalu berminyak.

Nama Gambringan berasal dari nama stasiun yang terdapat di Grobogan, dimana saat itu, sekitar tahun 1960-an, banyak penjual pecel di daerah stasiun tersebut. Akhirnya, nama tersebut menjadi cikal bakal kuliner ini.

8. Nasi Jagung Instan

Berbeda dengan beras putih, nasi jagung mempunyai tekstur dan rasa yang unik. Lauk pelengkap nasi jagung biasanya adalah urab dan ikan asin.

Penderita diabetes disarankan untuk mengkonsumsi nasi jagung karena kadar kalorinya yang lebih rendah dibandingkan nasi putih. Alhasil, gula darah tetap stabil dan terjaga.

9. Tempe Hygiene

Tempe hygiene merupakan salah satu produk olahan kedelai yang cukup terkenal dan dicari banyak orang. Proses pembuatannya terbilang masih manual dan tradisional.

Dinas Pertanian Grobogan juga turut mengelola industri ini secara langsung. Seluruh tahap dalam pengerjaannya dilakukan secara higienis dan bersih.

Bahan baku yang digunakan juga bibit unggul, sehingga rasa yang dihasilkan enak dan higienis.

10. Swike Purwodadi

Swike merupakan olahan daging katak yang dimasak dengan aneka macam bumbu dan rempah. Biasanya pengolahannya ditambah dengan tauco dan minyak wijen sehingga rasanya menjadi nikmat.

Selain dimasak kuah, swike biasanya juga diolah dengan cara digoreng tepung. Tekstur dagingnya yang cenderung tidak berlemak menjadikan katak lezat saat digoreng dengan tepung yang krispi dan gurih.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....