Panggung Seni Tradisional, Magnet Masyarakat Tertarik Kesenian
- 06 Nov 2023 13:53 WIB
- Semarang
KBRN, Demak: Kesenian dan kebudayaan daerah Demak saat ini mulai kembali diminati masyarakat. Seniman Demak aktif menggelar pentas kesenian di panggung hiburan setelah pandemi Covid-19.
Wakil Bupati Demak Ali Makhsun mengatakan, panggung hiburan kesenian tradisional maupun festival seni dan budaya daerah dapat memperkenalkan potensi kekayaan warisan kebudayaan bagi masyarakat Kabupaten Demak. Kesenian serta kebudayaan Kabupaten Demak perlu dilestarikan agar dikenal anak cucu.
"Seni dan budaya daerah merupakan kekayaan warisan budaya daerah. Kita memiliki berbagai agenda kebudayaan serta pariwisata untuk melestarikan kesenian tradisional," kata Ali.
Seniman kesenian serta puluhan sanggar seni tradisional di Demak, kata Ali, kembali dapat tampil berkarya. Mumpung lagi ramai disukai masyarakat bila ada panggung pentas kesenian.
Masyarakat Demak seolah-olah terkena magnet panggung kesenian rakyat gratis, murah, serta meriah di setiap acara kebudayaan. Ali berani mengatakan, jika fenomena demam kesenian seni tradisional dan beragam kebudayaan daerah berlanjut, Demak kembali bisa berjaya seperti zaman kejayaan Demak tempo dulu.
"Seni tradisional dan kebudayaan daerah bisa merubah tatanan di masyarakat. Itu ibaratnya hiburan gratis yang mempersatukan seluruh elemen masyarakat. Tentu, Pemkab Demak akan mendukung untuk pelestarian kesenian dan kebudayaan. Skala event yang digelar bisa ditingkatkan, levelnya internasional agar bisa mendongkrak perekonomian Kabupaten Demak," terang Ali.
Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Demak Nur Wahid menyebut, kesenian dan budaya tradisional yang bisa diterima membuktikan bahwa masyarakat Demak masih memiliki kecintaan terhadap warisan budaya bangsa. Seniman serta sanggar-sanggar seni di Demak akan semakin bersemangat melestarikan kesenian.
"Kita juga tak menyangka kalau masyarakat Demak ternyata suka dengan konsep panggung kesenian yang sering dipentaskan 3 tahunan ini. Hasilnya positif, masyarakat Demak kebanyakan dari kalangan muda beranggapan seni tradisional sebagai hiburan bernilai tinggi. Kesenian yang bisa diterima, pasarnya akan kita perluas bagaimana bisa mengajak masyarakat untuk belajar tampil menjadi senimannya," tutur Nur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....