Pelestarian Mangrove di Pesisir Balikpapan Terus Berlanjut
- 23 Jul 2026 15:13 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Balikpapan – Pelestarian hutan mangrove di pesisir Balikpapan terus dilakukan untuk menjaga keberlangsungan ekosistem pesisir. Upaya tersebut telah berlangsung sejak tahun 2001.
Salah seorang aktivis pelestarian mangrove, Agus Bei, melakukan restorasi setelah melihat kerusakan akibat penebangan. Sejak itu, ia bersama masyarakat mulai menanam kembali mangrove di kawasan pesisir.
Gerakan tersebut berkembang pada 2005 dengan melibatkan lebih banyak relawan. Mereka bergotong royong menanam mangrove di sejumlah titik pesisir Balikpapan.
Sugiarto menceritakan, "Jadi memang ada dari Pak Agus itu ada niat untuk memperbaiki mangrove", ujarnya. Bersama warga sekitar Agus menanam sekitar 3.000 bibit mangrove yang diangkut menggunakan tiga perahu menuju lokasi penanaman.
Menurut Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), mangrove termasuk ekosistem karbon biru. Ekosistem ini berperan menyerap karbon dan mengurangi dampak perubahan iklim.
Selain menyimpan karbon, hutan mangrove melindungi pesisir dari abrasi dan gelombang. Kawasan tersebut juga menjadi habitat berbagai jenis biota pesisir.
"Di sini kalau nggak dijagain dipotong pakai senso." ujar Pak Sugiarto. Tidak hanya penanaman, pengawasan kawasan juga menjadi perhatian, karena kayunya memiliki nilai ekonomi.
Ia menyebut beberapa kawasan hutan mangrove masih menghadapi ancaman penebangan. Karena itu, keterlibatan masyarakat diperlukan untuk menjaga kelestarian mangrove.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....