Rute Singapura-Belitung Perluas Peluang Wisata dan Investasi
- 15 Jun 2026 17:42 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Famtrip menghadirkan pelaku industri perjalanan dan pariwisata untuk melihat langsung potensi yang dimiliki Belitung
- Belitung memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata kelas internasional
- Konektivitas yang semakin baik akan memperkuat posisi Belitung sebagai destinasi wisata dan MICE kompetitif
RRI.CO.ID, Jakarta - Pembukaan penerbangan langsung rute Singapura-Belitung membuka peluang lebih besar bagi sektor pariwisata dan investasi. Konektivitas baru tersebut diharapkan memperkuat posisi Belitung sebagai destinasi unggulan Indonesia di pasar internasional.
Kementerian Pariwisata bersama Asosiasi Travel Agent Indonesia memanfaatkan momentum tersebut melalui kegiatan Famtrip. Kegiatan berlangsung pada 31 Mei hingga 3 Juni 2026 dengan melibatkan pelaku industri perjalanan.
Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini mengapresiasi langkah ASTINDO dalam promosi destinasi. Menurutnya, kolaborasi tersebut mendukung upaya peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.
"Kami mengapresiasi langkah ASTINDO yang secara aktif mempromosikan destinasi Indonesia melalui kegiatan Famtrip. Selain itu, kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan," kata Ni Made dikutip dalam laman kempar.go.id, Senin, 15 Juni 2026.
Famtrip menghadirkan pelaku industri perjalanan dan pariwisata untuk melihat langsung potensi yang dimiliki Belitung. Kegiatan tersebut juga memperkenalkan Belitung sebagai destinasi wisata dan MICE yang semakin berkembang.
Belitung menawarkan kekayaan alam, budaya, serta pengalaman wisata berbasis komunitas yang beragam. Keunggulan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang mencari pengalaman autentik.
Selama kegiatan berlangsung, peserta diajak mengunjungi berbagai destinasi unggulan yang dimiliki Belitung. Mereka mengeksplorasi pantai, gugusan pulau ikonik, wisata budaya, kuliner, dan fasilitas pendukung MICE.
Melalui kegiatan tersebut, pengenalan Belitung di pasar internasional diharapkan semakin luas dan kuat. Famtrip juga diharapkan mendorong lahirnya paket wisata inovatif yang mampu menarik minat wisatawan.
Ni Made menilai penerbangan langsung Scoot Airlines menjadi momentum penting bagi pengembangan destinasi Belitung. Menurutnya, konektivitas udara merupakan salah satu faktor utama pertumbuhan sektor pariwisata.
Dengan semakin mudahnya akses menuju Belitung, peluang peningkatan kunjungan wisatawan internasional semakin terbuka. Kondisi tersebut juga berpotensi menarik minat investor untuk mengembangkan berbagai sektor pendukung.
Peningkatan aktivitas wisata diyakini akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha. Selain menciptakan lapangan kerja, pertumbuhan investasi dapat memperkuat ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Ni Made mengatakan pengembangan destinasi membutuhkan kolaborasi erat antara berbagai pemangku kepentingan. Pemerintah, industri penerbangan, asosiasi pariwisata, dan pelaku usaha memiliki peran yang saling mendukung.
"Kementerian Pariwisata terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, industri penerbangan, asosiasi pariwisata, dan pelaku usaha. Untuk menghadirkan aksesibilitas lebih baik sekaligus memperkuat daya saing destinasi Indonesia," ujarnya.
Ia menambahkan Belitung memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata kelas internasional. Potensi tersebut semakin kuat dengan dukungan aksesibilitas dan promosi yang terus ditingkatkan.
Ketua DPP ASTINDO Pauline Suharno mengatakan rute langsung Singapura-Belitung merupakan langkah strategis. Menurutnya, konektivitas internasional menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya tarik sebuah destinasi.
Kemudahan akses akan memperluas peluang kunjungan wisatawan mancanegara menuju destinasi unggulan Indonesia. Selain itu, akses yang lebih baik turut meningkatkan kepercayaan investor terhadap prospek daerah.
"Konektivitas yang semakin baik akan memperkuat posisi Belitung sebagai destinasi wisata dan MICE kompetitif. Khususnya di kawasan regional," kata Pauline.
Kolaborasi antara pemerintah, industri penerbangan, dan pelaku usaha akan terus diperkuat ke depan. Langkah tersebut diharapkan memperluas promosi Belitung sekaligus mendorong pertumbuhan wisata dan investasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....