Mengulik Daya Tarik Wisata Alam Goa Gerongokng dan Goa Serumi
- 19 Jul 2026 21:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wisata alam goa menawarkan suasana baru yang cocok untuk melepas penat terutama pada akhir pekan.
- Destinasi wisata alam menjadi pilihan populer bagi masyarakat yang mencari pengalaman rekreasi di luar ruangan.
- Goa wisata memberikan pengalaman unik dengan keindahan alam yang dapat menenangkan pikiran pengunjung.
RRI.CO.ID, Jakarta – Destinasi wisata alam sering kali menjadi pilihan untuk melepas penat, terutama pada akhir pekan. Jika ingin mencari suasana baru, wisata alam goa bisa menjadi pilihan yang tepat.
Salah satunya Wisata Goa Gerongokng yang menjadi primadona baru di wilayah Kampung Engkuni Pasek, Kabupaten Kutai Barat. Wisatawan dapat melakukan susur sungai sambil menikmati keindahan Goa yang memiliki aliran sungai menembus belahan batu di dalamnya.
Alur sungai di objek wisata alam ini dikabarkan memiliki trek yang lebih panjang dari Goa Pindul yang ada di D.I. Yogyakarta. "Di dalam nanti diarahkan untuk naik agak ke atas, di sana kita menemukan aliran air, yang disebutnya Sungai Idat oleh masyarakat setempat," kata PLT Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Barat, FX Sumardi, dalam perbincangan bersama Pro3 RRI, Minggu. 19 Juli 2026.
"Startnya kita masuk ke dalam goa dulu. Baru kita diarahkan mengikuti susur sungainya," ujarnya.
Waktu kunjungan terbaik ke Goa Gerongokng direkomendasikan setelah makan siang, tepatnya pada pukul tiga sore. Tiket masuk lokasi wisata ini sebesar Rp10 ribu, serta tambahan biaya untuk menikmati fasilitas susur sungai.
Wisatawan tak perlu khawatir terkait akses menuju lokasi goa. Sumardi memastikan seluruh akses termasuk jalan sudah dibenahi demi kenyamanan.
"Kalau secara jaraknya itu bisa ditempuh dengan waktu dari ibukota Kabupaten sekitar 25 sampai 30 menit. Dan infrastrukturnya jalannya sudah aspal semua," ucap dia.
Di sisi lain, Kabupaten Biak Numfor di Papua juga memiliki destinasi wisata alam tersembunyi bernama Goa Serumi. Nama Serumi tersebut diambil dari bahasa daerah Biak yang berarti "apakah ada orang" atau "pencarian".
Goa Serumi juga memiliki daya tarik yang tidak kalah dengan destinasi goa lainnya. Di dalamnya ada air tawar yang bisa dipakai wisatawan untuk menyelam.
"Di dalam itu ada ada air tawar, makanya sering dipakai untuk menyelam (cave diving). Pemandangannya unik, masih asli, karena belum banyak diketahui orang," kata Kepala Kampung Opiaref Distrik Oridek, Riky Setia Budi Maryen pada kesempatan yang sama.
Budi mengatakan bahwa pengunjung disarankan datang pada siang hari sekitar pukul 11.00 WIB. Tujuannya, agar kondisi di dalam goa terlihat terang, sehingga masih aman dan pemandangannya juga masih terlihat jelas.
"Karena di situ goanya terlalu ke dalam, jadi harus pas siang hari sekitar jam 11, jam 12. Itu baru bisa kelihatan di dalamnya seperti apa," katanya.
Selain itu, untuk cave diving, Budi menyampaikan bahwa pihak pengelola juga menyiapkan beberapa peralatan untuk digunakan. Namun, karena terbatas, pengunjung lebih disarankan untuk membawa peralatan dan perlengkapan sendiri.
Untuk tiket masuk Goa Serumi, pihak pengelola menetapkan harga sebesar Rp20 ribu. Namun biaya tersebut belum termasuk retribusi parkir kendaraan. (Shafira Nursyifa)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....