Kementerian Pariwisata Mencatat Kenaikan Kunjungan Wisatawan Mancanegara

  • 22 Jun 2026 15:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pariwisata mencatat adanya lonjakan impresif pada angka kunjungan wisatawan mancanegara ke berbagai destinasi tanah air pada awal tahun ini. Tren positif ini berhasil memberikan kontribusi besar terhadap cadangan devisa negara secara signifikan dalam waktu singkat.

Tenaga Ahli Badan Komunikasi Pemerintah Aditya Laksmana menjelaskan, pertumbuhan sektor pariwisata berjalan beriringan dengan peningkatan pergerakan wisatawan Nusantara. "Untuk wisatawan mancanegara kita sudah ada kunjungan sampai 4,68 juta, ada peningkatan sekitar 8 persen," kata Aditya dalam wawancara dengan RRI Pro3, sebagaimana dilansir dari Youtube RRI Pro3, Senin, 22 Juni 2026.

Dari total kunjungan turis asing tersebut, Indonesia sukses meraup devisa hingga mencapai USD4 miliar atau setara dengan Rp68 triliun. "Untuk wisatawan Nusantara kan juga ada peningkatan juga sampai dengan periode yang sama, sudah 417 juta perjalanan," kata Aditya menjelaskan rincian data domestik.

Pemerintah pusat melihat bahwa grafik kenaikan ini menjadi modal penting dalam menyongsong periode libur panjang sekolah. Sinergi antara promosi festival daerah dan kesiapan fasilitas transportasi publik diyakini akan memperpanjang tren pertumbuhan positif ini.

Oleh karena itu, pemerintah telah merancang strategi matang untuk memanfaatkan momentum libur nasional dan perayaan Hari Natal hingga Tahun Baru. Berbagai insentif berupa pemotongan harga tiket perjalanan sengaja diluncurkan guna menstimulasi ketertarikan masyarakat untuk berwisata di dalam negeri.

Langkah taktis ini diambil agar perputaran uang tidak hanya berpusat di kota-kota besar saja, melainkan menyebar ke wilayah pelosok. Kesiapan infrastruktur penunjang di daerah tujuan wisata terus dipantau secara ketat agar kenyamanan para pelancong tetap terjaga.

Kerja sama yang solid antara masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah, lanjutnya, menjadi kunci keberhasilan industri kreatif ini ke depan. Komitmen bersama tersebut diharapkan mampu menjadikan pariwisata sebagai pilar utama penopang stabilitas ekonomi nasional jangka panjang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....