PT DI Buka Kawasan Pabrik Bandung untuk Wisata Edukasi

  • 15 Jul 2026 01:11 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT Dirgantara Indonesia (PT DI) membuka kawasan pabriknya di Kota Bandung untuk kunjungan wisata edukasi masyarakat umum.
  • Perusahaan melaksanakan langkah efisiensi secara ketat demi menjaga keberlangsungan bisnis manufaktur pesawat terbang secara mandiri.
  • Program edukatif tersebut mengenalkan industri dirgantara nasional guna memupuk kecintaan generasi muda terhadap kedaulatan tanah air.

RRI.CO.ID, Bandung - PT Dirgantara Indonesia (PT DI) membuka kawasan pabrik pembuat pesawat terbang untuk program kunjungan wisata edukasi. Program kreatif ini bertujuan mengenalkan industri manufaktur penerbangan nasional kepada seluruh elemen generasi penerus bangsa.

Destinasi pariwisata tersebut dirancang untuk memupuk kecintaan masyarakat terhadap kedaulatan kedirgantaraan tanah air Indonesia. Salah satu kunjungan edukatif itu diselenggarakan di Kota Bandung pada Selasa, 14 Juli 2026.

Manajer Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT DI Harry menceritakan sejarah pembukaan kawasan pabrik tersebut. Penyediaan akses masuk publik ini menandai babak baru keterbukaan bagi perusahaan manufaktur pesawat terbesar.

"DI edutainment itu kita ada sejarahnya, Pak. Jadi biasanya yang bisa masuk ke kawasan kita tuh harus ada izin khususnya, Pak. Kemudian tidak sembarangan masuk, kemudian juga di bawah TNI AU, proteksinya agak ketat, ya," ujar Harry.

Ia menerangkan bahwa perusahaan kini mulai aktif memfasilitasi program bantuan sosial kepada publik secara luas. Kawasan pabrik pesawat terbang sebelumnya memang sangat tertutup rapat bagi semua kunjungan masyarakat umum.

"Asalnya kita tidak membuka untuk umum juga, Pak, tapi untuk CSR di pilar pendidikan. Jadi kita mengundang sekolah-sekolah, baik yang ada di Bandung maupun luar Bandung," kata Harry.

Manajer Komunikasi Perusahaan dan Hubungan Kelembagaan PT DI Adi Prastowo memaparkan langkah inovasi bisnis perusahaan. Kebijakan rasionalisasi jumlah tenaga kerja menjadi bagian sangat penting dalam menghadapi persaingan industri global.

"Sekarang karyawannya 3.000 orang. Kita melakukan berbagai efisiensi karena memang PT DI harus 'fight', harus mencari uang sendiri untuk menghidupi dirinya sendiri. Kita terus berinovasi, inovasi teknologi, inovasi bisnis, inovasi di dalam segala bidang agar PT DI terus maju dan terus berkembang," ucap Adi Prastowo.

Adi menambahkan bahwa perusahaan secara rutin menyerap potensi bakat unggul dari lulusan muda baru. Inisiatif strategis tersebut diharapkan mampu menginspirasi minat karier generasi muda dalam industri dirgantara nasional.

"Kami setiap tahun merekrut karyawan-karyawan baru, yang tentunya sesuai dengan kualifikasi yang kami persyaratkan. Semua bekerja dengan baik, bersinergi dengan senior-seniornya untuk membangun PT DI ke depan," kata Adi.

Para pengunjung pariwisata edukasi kini dapat melihat langsung keharmonisan kerja tersebut di dalam hanggar. Keberhasilan pengelolaan wisata ini diharapkan mampu memajukan ekosistem pariwisata berkelanjutan dan kedirgantaraan di wilayah Kota Bandung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....