Wisata Karst Wonogiri dan Maros Sebagai Pusat Edukasi Geologi Nasional
- 10 Mei 2026 19:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Museum Karst Indonesia di Wonogiri menawarkan wisata edukasi tentang sejarah terbentuknya bentang alam karst di Indonesia.
- Istana Karst Botolempangan memiliki ciri khas batuan menjulang tinggi dengan bentuk unik dan eksotis.
- Wisata karst dinilai menjadi sarana edukasi alam yang efektif dengan harga tiket masuk terjangkau bagi masyarakat.
- Destinasi wisata karst diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konservasi lingkungan dan ekosistem karst.
RRI.CO.ID, Jakarta – Museum Karst Indonesia di Wonogiri dan Istana Karst Botolempangan di Maros menjadi destinasi unggulan untuk edukasi alam. Keduanya menawarkan pengalaman unik bagi wisatawan yang ingin memahami sejarah terbentuknya bentang alam batuan kapur di nusantara.
Pemandu Museum Karst Indonesia, Prasetyaningsih, menjelaskan fungsi utama museum ini adalah untuk mengenalkan istilah karst kepada masyarakat. Edukasi sangat penting karena saat ini istilah geologi tersebut masih dianggap awam oleh sebagian besar warga Indonesia.
"Fungsi utama Museum Karst Indonesia kan mengenalkan istilah karst kepada masyarakat luas. Tujuan utamanya memberikan pemahaman mendalam, karena istilah karst saat ini masih dianggap sangat awam oleh Masyarakat,” kata Prasetyaningsih, dalam perbincangan bersama Pro3 RRI, Minggu, 10 Mei 2026.
Museum yang terletak di Jawa Tengah ini merupakan museum karst terbesar di kawasan Asia Tenggara hingga saat ini. Keunggulannya adalah pembahasan karst secara umum mulai dari proses terbentuk hingga aspek kehidupan sosial budaya di sekitarnya.
Sementara itu di Maros, Ketua Pokdarwis Istana Karst Botolempangan, Asmar, mulai merintis pengelolaan kawasan tersebut sejak tahun 2016. Kawasan Maros Sulawesi Selatan ini dikenal memiliki potensi luar biasa sebagai karst terbesar kedua di seluruh dunia.
"Awal saya merintis ini Istana Karst tahun 2016 itu, saya membangun organisasi tahun itu. Karena Karst ini sangat berpotensi sekali, Karst ini merupakan K2 dari Tiongkok, sesudah Tiongkok," ucapnya.
Kawasan Istana Karst Botolempangan memiliki ciri khas berupa batuan yang menjulang tinggi dengan bentuk yang sangat unik sekali. Wisatawan dapat menikmati beragam aktivitas menarik mulai dari susur gua hingga bermain perahu karet di kawasan tersebut.
Meskipun memiliki potensi pariwisata yang sangat besar, kawasan karst di Maros masih menghadapi ancaman serius dari aktivitas penambangan. Asmar terus berjuang mempertahankan keutuhan batuan di wilayahnya agar tidak rusak akibat eksploitasi lahan oleh pihak lain.
Selain koleksi batuan, Museum Karst di Wonogiri juga menyimpan berbagai replika penemuan manusia prasejarah dari berbagai gua Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa kawasan karst memiliki keterkaitan erat dengan sejarah awal kehidupan manusia di tanah air kita.
Pengelola museum juga mengajak para pengunjung untuk menjelajahi gua-gua alami yang berada tepat di sekitar area bangunan museum. Terdapat tujuh gua menarik di sekitar lokasi, namun hanya tiga gua saja yang saat ini dapat dimasuki wisatawan.
"Melihat gua itu yang Namanya daerah Karst. Kemudian juga koleksi yang ada di museum ada beberapa foto, foto yang menjelaskan seperti apa bukit-bukit Karstnya itu,” kata dia.
Keberadaan destinasi wisata ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem karst. Dengan pemahaman yang lebih baik, masyarakat diharapkan akan lebih peduli terhadap upaya konservasi alam Indonesia di masa depan.
Wisatawan dapat datang langsung menikmati keindahan alam sebagai sarana edukasi yang sangat efektif. Destinasi wisata karst Indonesia siap menyambut pengunjung dengan harga tiket masuk yang sangat terjangkau bagi Masyarakat. (Sarah Maulida Ali)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....