Wisata Klasik dan Viral Kian Diminati Wisatawan
- 01 Feb 2026 15:11 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Destinasi wisata alam di berbagai daerah masih menunjukkan tren kunjungan positif. Perpaduan konsep wisata klasik dan destinasi viral menjadi daya tarik bagi wisatawan.
Taman Rekreasi Selecta, Kota Batu, masih ramai dikunjungi wisatawan saat akhir pekan. Jumlah pengunjung hampir menyentuh 2.000 orang hingga siang hari.
Direktur PT Taman Rekreasi Selecta, Pramono, menyebut mayoritas pengunjung datang untuk bernostalgia. “Sekarang cenderung orang-orang reuni, usianya sudah di atas, bernostalgia masa lalu,” ujarnya dalam perbincangan bersama Pro3 RRI, Minggu 1 Febriaru 2026.
Menurut Pramono, kekuatan Selecta terletak pada alam pegunungan yang tetap terjaga. “Kita mempertahankan keasrian, kesejukan udara, dan air pegunungan yang masih segar,” katanya.
Selain wisata alam, Selecta juga menyediakan wahana untuk menarik wisatawan muda. “Kami punya wahana ketinggian 30 meter dan sepeda udara yang diminati wisatawan,” ucap Pramono.
Sementara itu, Taman Langit Wonosobo berkembang pesat berkat tren media sosial. Destinasi ini kini menjadi tujuan awal wisatawan sebelum berkunjung ke Dieng.
Admin and Finance Taman Langit Wonosobo, Melvin Zainul, menyebut popularitasnya didorong konten digital. “Sekarang orang ke Wonosobo tujuannya ke Taman Langit dulu, baru ke Dieng,” ujarnya.
Melvin mengatakan daya tarik utama Taman Langit ada pada panorama alam. “Daya tariknya sunrise, Gunung Sindoro, dan lautan awan yang bisa langsung diabadikan,” katanya.
Fenomena ramainya wisata klasik dan destinasi viral menunjukkan perubahan preferensi wisatawan. Pengelola pun dituntut terus berinovasi tanpa meninggalkan karakter utama destinasi.
Perpaduan kekuatan alam, sejarah, dan promosi digital dinilai menjadi kunci keberlanjutan wisata. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menjaga minat pengunjung dalam jangka panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....