Kunjungan Wisatawan Tanah Lot Menurun

  • 06 Jan 2026 08:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Tabanan: Angka kunjungan wisatawan ke Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot, Kabupaten Tabanan, tercatat mengalami penurunan sepanjang tahun 2025. Akumulasi kunjungan hingga akhir tahun mencapai sekitar 1,4 juta wisatawan.

Jumlah tersebut menurun sekitar 300 ribu orang dibandingkan 2024 yang mencatat lebih dari 1,7 juta kunjungan. Penurunan kunjungan terjadi meskipun Tanah Lot masih menjadi destinasi favorit wisatawan.

Manager Komunikasi DTW Tanah Lot, Putu Erawan, mengatakan penurunan kunjungan disebabkan sejumlah faktor. Faktor tersebut meliputi kondisi cuaca, bencana, hingga situasi ekonomi.

“Meskipun banyak destinasi baru yang menjadi saingan, Tanah Lot tetap menjadi salah satu destinasi favorit,” ujar Putu Erawan saat dikonfirmasi di Tabanan, Senin (5/1/2026). Ia menyebut rata-rata kunjungan harian masih berkisar 3.000 hingga 4.000 wisatawan.

Menurut Erawan, jumlah kunjungan pada akhir pekan bahkan mencapai 5.000 hingga 6.000 wisatawan per hari. Hal tersebut menunjukkan daya tarik Tanah Lot masih cukup kuat di tengah persaingan destinasi.

Untuk meningkatkan kunjungan pada tahun 2026, pengelola DTW Tanah Lot akan memperkuat strategi promosi. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan branding dan pengembangan fasilitas pendukung.

“Kami akan menambah spot-spot foto serta meningkatkan keamanan dan kebersihan kawasan,” katanya. Langkah tersebut diharapkan mampu menarik minat wisatawan kembali berkunjung.

Erawan menegaskan pihaknya belum menetapkan target kunjungan secara spesifik pada 2026. Namun demikian, pengelola berharap jumlah kunjungan dapat melampaui capaian tahun 2025.

“Kami berharap kunjungan wisatawan ke Tanah Lot tahun 2026 bisa lebih baik dari tahun sebelumnya,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah dan stakeholder sangat dibutuhkan dalam menjaga daya tarik Tanah Lot. Keindahan panorama pura di tengah laut dan pemandangan matahari terbenam tetap menjadi keunggulan utama destinasi tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....