Ditemukan Anggrek Jenis Baru di Papua Barat

  • 18 Apr 2025 11:50 WIB
  •  Takengon

KBRN, Takengon: Pegunungan Arfak kembali menegaskan posisinya sebagai surga keanekaragaman hayati dengan ditemukannya spesies anggrek baru bernama Bulbophyllum sandfordiorum.

Dikutip dari Mongabay Indonesia, penemuan ini terjadi pada ketinggian sekitar 1.300 meter di atas permukaan laut dan telah dilaporkan secara resmi dalam jurnal internasional Kew Bulletin pada 25 Maret 2025.

Temuan ini merupakan bagian dari eksplorasi anggrek yang dilakukan di wilayah Kepala Burung Papua pada Februari hingga Maret 2024.

Dalam ekspedisi tersebut, para peneliti berhasil mendokumentasikan sebanyak 214 spesies anggrek. Delapan di antaranya merupakan kandidat spesies baru, dengan dua spesies termasuk Bulbophyllum sandfordiorum yang laporannya telah dipublikasikan.

Selain itu, 15 spesies langka yang sebelumnya sulit ditemukan juga berhasil didokumentasikan kembali.

Penemuan ini menyoroti pentingnya kawasan konservasi seperti Cagar Alam Pegunungan Arfak dan Cagar Alam Pegunungan Tamrau Selatan sebagai pusat utama keanekaragaman hayati di wilayah Kepala Burung Papua.

Kedua kawasan tersebut terbukti menjadi habitat penting bagi flora endemik, khususnya anggrek yang menjadi ikon kekayaan alam Papua.

Genus Bulbophyllum sendiri merupakan kelompok anggrek terbesar di Papua, dengan jumlah spesies yang diketahui mencapai sekitar 690 jenis.

Nama sandfordiorum, diambil untuk menghormati mendiang Elodie Sandford—seorang sosok inspiratif yang dikenal karena dedikasinya dalam mendorong para penjelajah muda dan fotografer amatir untuk terlibat dalam proyek-proyek eksplorasi dan inovasi.

Penemuan ini menjadi penegas bahwa Papua, khususnya kawasan Kepala Burung, menyimpan banyak potensi biodiversitas yang masih perlu dieksplorasi dan dilestarikan.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....