Tebing Breksi jadi Wisata Perpaduan Alam hingga Seni

  • 29 Sep 2024 17:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN Jakarta: Tebing Breksi jadi salah satu destinasi wisata yang unik untuk dikunjungi saat berada di Yogyakarta. Wisata ini menawarkan perpaduan antara keindahan alam, sejarah geologi, serta sentuhan seni yang membuatnya semakin menarik.

Berlokasi di Desa Sambirejo, Prambanan, Tebing Breksi berhasil menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara. Sejak dibuka sebagai objek wisata pada tahun 2015, hingga kini masih jadi wisata yang banyak di kunjungi.

Awalnya, Tebing Breksi merupakan lokasi penambangan batu kapur oleh masyarakat setempat. Batu-batu kapur yang diambil dari tempat ini digunakan untuk berbagai keperluan konstruksi.

Namun, pada tahun 2014, pemerintah setempat menghentikan kegiatan penambangan setelah ditemukan bahwa kawasan ini menyimpan nilai geologi penting. Tebing Breksi ternyata terbentuk dari material vulkanik Gunung Api Purba Nglanggeran yang berusia jutaan tahun.

Tebing Breksi istimewa bukan hanya sejarah geologinya, tetapi juga tebing-tebing batu kapur yang diukir oleh seniman lokal. Ukiran-ukiran indah ini menggambarkan berbagai motif, seperti naga, wayang, hingga pola-pola tradisional khas Jawa.

"Relief wayang dan patung naga, kemudian dinding batuan tepi estetik, Kami juga ada atraksi live music setiap weekend. Tari tradisional dari jam 4-8 malam," kata Ketua Pengelola Tebing Breksi, Kholiq Widyanto dalam diskusi bersama Pro3 RRI, Minggu (29/9/2024).

Dengan sentuhan seni tersebut, tebing-tebing kapur yang dulunya tampak kasar kini menjelma menjadi karya seni raksasa yang memukau. Wisatawan bisa menikmati keindahan ukiran ini sambil berfoto dengan latar belakang tebing yang megah.

Selain itu, Tebing Breksi juga menawarkan panorama alam yang memukau dari puncak tebing, pengunjung dapat menikmati pemandangan luas. Meliputi Candi Prambanan, Gunung Merapi, hingga kota Yogyakarta.

Saat sore menjelang, matahari terbenam di Tebing Breksi memberikan momen magis yang sering diburu oleh para fotografer. Berbagai fasilitas pendukung seperti area parkir, warung makan, hingga spot-spot foto yang instagramable.

"Harga tiket tetap sama mau di hari weekend/weekdays Rp 10.000/per orang biaya tambahan mungkin dikenakan untuk beberapa aktivitas. Seperti foto di spot-spot tertentu atau menggunakan fasilitas khusus." ujarnya. (MG/Amelia)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....