Eksistensi Mall di Tengah Fenomena Rojali Rohana
- 31 Jul 2025 09:35 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Belakangan ini, istilah Rojali (Rombongan Jarang Beli) dan Rohana (Rombongan Hanya Nanya) muncul di tengah pesatnya perkembangan e-commerce. Di era serba online, mall ternyata masih dikunjungi, meski tujuan utamanya bukan untuk berbelanja.
Hal itu diakui Mahasiswa Ekonomi UIN Walisongo, Mukh. Aji Ikhwanul Yunus. Menurutnya, masyarakat cenderung mencari barang yang lebih murah di e-commerce dibandingkan harus membelinya secara langsung di mall.
Meski demikian, menurutnya, mall tetap memiliki tempat di hati masyarakat. Ia mengaku tetap akan berkunjung ke mall, karena bisa memegang barang secara langsung.
"Eksistensi mall sekarang masih sangat dibutuhkan ya, karena kita perlu melihat dan memegang barang secara langsung. Kalau di online memang lebih murah, tapi kita tidak tahu barangnya seperti apa," ujar Aji dalam program siaran SPADA Pro2 RRI Semarang, Kamis (31/7/2025).
Aji juga akan membandingkan harga antara barang yang ada di mall dan e-commerce. Jika barang yang diinginkan lebih murah dibeli secara daring, maka ia akan membeli barang tersebut di e-commerce.
Untuk menghadapi tantangan ini, menurut Aji, mall bisa bertransformasi menjadi pusat hiburan dan gaya hidup. Tujuannya agar pengunjung tetap datang, meski tak belanja banyak.
Mall juga bisa mengadakan berbagai event menarik seperti kuliner agar banyak masyarakat yang datang untuk membeli. "Dari segi promo, mall juga harus bisa menarik perhatian pembeli dengan promo-promo yang diberikan agar tak kalah dengan e-commerce" ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....