Mengenal Barongsai, Bukan Sekedar Tarian Perayaan Imlek
- 30 Jan 2025 13:36 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Barongsai adalah seni pertunjukan tradisional yang berasal dari Tiongkok dan menjadi bagian penting dari budaya masyarakat Tionghoa Indonesia. Dengan gerakan yang dinamis dan irama musik yang khas, pertunjukan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga memiliki makna yang mendalam.
Hal tersebut disampaikan oleh Pelatih Barongsai, Handoyo Halim saat dialog RRI Pro 1 Semarang (29/01/2025) . “Lebih dari sekadar hiburan, Barongsai mengandung filosofi mendalam yang mencerminkan nilai-nilai kehidupan” ucapnya.
Handoyo menjelaskan, tarian ini berasal dari legenda masyarakat Tiongkok yang berusaha mengusir makhluk buas bernama Nian yang sering meneror penduduk desa. Mereka menemukan cara untuk mengusir Nian, menggunakan suara keras, cahaya terang, dan warna merah.
“Dari hal tersebut, diciptakan tarian singa dengan tabuhan genderang, lampion merah untuk menakutinya, dan melambangkan sebagai simbol perlindungan, bijak, unggul serta bahagia”. pungkasnya.
Kesenian ini mulai populer pada zaman dinasti Selatan-Utara (Nan Bei) tahun 420-589 Masehi. Seorang panglima perang bernama Zhong Que membuat tarian boneka singa untuk mengusir pasukan raja Fan.
Istilah Barongsai berasal dari perpaduan kata "Barong" dan "Sai". Kata "Barong" dalam Nusantara merujuk pada figur mistis atau topeng yang ditemukan dalam seni tari Bali dan Jawa. Sedangkan "Sai" berasal dari bahasa Tiongkok yang berarti singa. (Galih Aji)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....