Pemda Jayawijaya Bersama Pengelola Wisata gelar Seminar Pengembangan Pariwisata

  • 28 Mei 2024 18:11 WIB
  •  Wamena

KBRN, Wamena: Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua Pegunungan berkomitmen memajukan pengembangan sektor pariwisata di daerah. Pengembangan sector pariwisata itu diantaranya melalui Seminar Pendahuluan Pengembangan Pariwisata bersama puluhan Pengelola Wisata di Kabupaten Jayawijaya.

Sekretaris Daerah Jayawijaya Thonny M. Mayor menyebutkan bahwa seminar ini sebagai langkah untuk mendapatkan masukan dari pengelola wisata, seperti faktor keamanan yang menghambat peningkatan wisata.

“Faktor keamanan menjadi perhatian serius bagi masyarakat dan pemerintah, sebab jika banyak tamu berkunjung ke tempat wisata di Wamena dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan pendapatan daerah,” kata Sekda Jayawijaya Thonny Mayor, Senin (27/5/2024).

Oleh karena itu, Sekda Jayawijaya mengajak semua pihak berkolaborasi mendukung TNI/Polri, untuk menjaga keamanan di Kota Wamena Kabupaten Jayawijaya ini.

“Masyarakat juga berperan penting ikut menjaga keamanan, sehingga melalui diskusi ini, diharapkan pembangunan pariwisata ke depan jauh lebih baik dan mengalami peningkatan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Jayawijaya Ludya Eruleke Logo menjelaskan sosialisasi ini merupakan wujud kepedulian pemerintah kepada masyarakat dalam pengembangan pariwisata.

“Kemarin kita sudah presentasi di depan Staf Ahli Menteri Pariwisata, yang mana pada prinsipnya, mereka siap ketika kita punya dokumen pendukung untuk pengusulan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pariwisata,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa Jayawijaya sebagai Ibukota Provinsi Papua Pegunungan membutuhkan pembenahan pada sektor pariwisata. Selain itu juga infrastruktur, air bersih, drainase perlu menjadi atensi Pemerintah Provinsi.

“Khusus master plan untuk pengembangan pariwisata di 10 objek wisata ini masing-masing kita susun sesuai dengan kondisi daerah wisata. Jadi, seminar pendahuluan ini langkah awal kita menghimpun pengelola wisata,” katanya Kepala Bappeda Jayawijaya.

Kepala Bappeda Jayawijaya juga memastikan, akan terus mendorong pengembangan sektor pariwisata secara merata, seperti misalnya objek wisata pasir putih, mumi di Distrik Pisugi, objek wisata Kumugima di Distrik Libarek, sama halnya pula objek wisata di Distrik lainnya.

“Aksesibilitas jalan, sarana prasarana MCK (toilet) yang terkendala, ini akan kita dorong melalui sumber DAK. Jadi macam jalan dan MCK di PUPR, speedboat dari Dinas Perhubungan, sehingga ada sinergitas antar OPD untuk menjawab permasalahan mereka,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ludya Logo berharap adanya saran dan juga masukan dari pemerhati pariwisata, termasuk pemandu wisata demi pengembangan objek wisata di Jayawijaya.

“kami harap ada masukan dan saran, sehingga dari masukan itu nanti kita tamping, dan kita akan pertajam dalam master plannya,” tutup Ludya Logo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....