Hujan Es Rusak Lahan Pertanian, Pemda Lanny Jaya Bentuk Tim Tanggap Darurat
- 20 Agt 2026 09:41 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena — Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya bergerak cepat menangani dampak bencana hujan es yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, pada Minggu (16/8/2026) malam.
Bencana tersebut berdampak serius terhadap lahan pertanian masyarakat di Distrik Kuyawage, Wano Barat, dan Goa Baliem. Sejumlah tanaman warga dilaporkan mengalami kerusakan parah hingga berpotensi menyebabkan gagal panen.
Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom, S.Pd., didampingi Sekretaris Daerah, Asisten II, serta jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lanny Jaya, menerima langsung perwakilan masyarakat yang terdampak bencana tersebut.
Menindaklanjuti laporan warga, Bupati memerintahkan pembentukan dan penerbitan Surat Keputusan (SK) Tim Tanggap Darurat. Tim tersebut dipimpin Asisten II Sekda Lanny Jaya dan melibatkan BPBD serta sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.
Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya menerima laporan resmi mengenai bencana tersebut sejak Selasa (18/8/2026). Sehari kemudian, Rabu (19/8/2026), tim langsung diturunkan ke tiga distrik terdampak untuk melakukan pendataan kondisi di lapangan.
Bupati menegaskan, pendataan secara langsung diperlukan untuk memperoleh data riil mengenai tingkat kerusakan yang dialami masyarakat.
“Dampak hujan ini berbeda dari sebelumnya. Bukan sekadar embun beku, tetapi menghancurkan tanaman hingga tidak bisa dipanen. Data riil harus segera dikumpulkan sebagai dasar kebijakan penanggulangan,” tegas Aletinus.
Menurutnya, kerusakan lahan pertanian tersebut berpotensi memberikan dampak panjang terhadap kehidupan masyarakat, khususnya ketahanan pangan. Pemerintah daerah memperkirakan dampaknya dapat dirasakan masyarakat hingga satu tahun ke depan apabila tidak segera ditangani.
Karena itu, Pemkab Lanny Jaya meminta perhatian dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan maupun Pemerintah Pusat, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Sosial.
“Taman rusak, pertanian gagal panen. Oleh karena itu, kami memerlukan dukungan penuh dari provinsi dan pusat. Tim harus bekerja cepat, tepat, dan melaporkan hasilnya secara berjenjang,” ujarnya.
Tim Tanggap Darurat yang telah dilepas Pemkab Lanny Jaya bertugas melakukan pendataan secara detail terhadap kerusakan, berkoordinasi dengan berbagai pihak, serta menyiapkan langkah penanganan, baik untuk kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang.
Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi dasar pemerintah dalam menentukan bentuk bantuan dan kebijakan pemulihan bagi masyarakat yang terdampak, termasuk upaya menjaga ketersediaan pangan warga.
Bupati Aletinus juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah daerah. Ia memastikan Pemkab Lanny Jaya akan terus hadir dan mengambil langkah cepat dalam merespons kondisi warga terdampak.
“Terima kasih kepada masyarakat yang telah melapor. Kami memastikan pemerintah bergerak cepat. Tuhan akan membantu dan melindungi kita semua,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....