Konferensi ke-X PGBP Wilayah Tiom Dibuka, Fokus Pelayanan dan Misi Penginjilan

  • 31 Jul 2026 19:49 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, Tiom – Persekutuan Gereja-Gereja Baptis di Tanah Papua (PGBP) Wilayah Tiom resmi menggelar Ibadah Pembukaan Konferensi ke-X di Aula Norman Driver, Tiom, Kamis (30/7/2026). Konferensi yang berlangsung hingga 2 Agustus 2026 itu mengusung tema "Lihatlah sekelilingmu, ladang sudah menguning untuk dituai" (Yohanes 4:35).

Konferensi ke-X PGBP Wilayah Tiom secara resmi dibuka oleh Badan Pengurus Pusat Persekutuan Gereja-Gereja Baptis di Tanah Papua (BPP-PGBP). Ibadah pembukaan berlangsung khidmat dan penuh sukacita dengan dihadiri jajaran Pengurus BPP-PGBP, Sekretaris Daerah Kabupaten Lanny Jaya, anggota DPRK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), para hamba Tuhan, serta peserta yang merupakan perwakilan dari 33 jemaat dan tujuh rajon di Wilayah Tiom.

Ketua Panitia Konferensi ke-X PGBP Wilayah Tiom, Mardi Kogoya, mengatakan seluruh pembiayaan konferensi berasal dari kontribusi 33 jemaat dan tujuh rajon sesuai dengan beban wajib masing-masing gereja Baptis di Wilayah Tiom.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pengurus BPP-PGBP, 33 jemaat, dan tujuh rajon yang telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk melaksanakan tugas sebagai Panitia Konferensi PGBP Wilayah Tiom ke-X Tahun 2026," ujar Mardi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya, para kader Baptis, serta seluruh jemaat dan rajon yang telah memberikan dukungan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

Menurut Mardi, konferensi berlangsung sejak 29 Juli hingga 2 Agustus 2026. Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan pelantikan Ketua Badan Pelayan Wilayah Tiom, Ketua Pemuda Baptis, dan Ketua Persatuan Wanita (PW) Baptis Wilayah Tiom untuk masa pelayanan 2026–2031.

Ia berharap konferensi menjadi momentum untuk mempererat persekutuan, memperkuat pelayanan, melakukan evaluasi terhadap program kerja, serta menyusun arah pelayanan gereja pada masa mendatang sesuai dengan panggilan Tuhan.

Sementara itu, Ketua I BPP-PGBP, Yusuf Kogoya, S.Th., M.Th., menyampaikan apresiasi kepada seluruh hamba Tuhan, pemerintah daerah, serta perwakilan 33 jemaat yang hadir dalam pembukaan konferensi.

Dalam sambutannya, Yusuf menegaskan bahwa subtema konferensi mengarahkan PGBP Wilayah Tiom menjadi wilayah yang berorientasi pada pelayanan misioner. Menurutnya, konferensi merupakan forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan keputusan Kongres PGBP sekaligus menyempurnakan program-program pelayanan yang masih memerlukan pembenahan.

"Melalui konferensi ini kita akan mengevaluasi hasil-hasil kongres, apakah sudah dilaksanakan dengan baik atau masih perlu diperbaiki dan ditambahkan demi kemajuan pelayanan gereja," katanya.

Yusuf menambahkan, siapa pun yang nantinya terpilih sebagai Ketua Badan Pelayan Wilayah Tiom periode 2026–2031 diharapkan memiliki komitmen untuk menjalankan seluruh keputusan kongres sebagai pedoman dalam melayani jemaat.

Ia juga mengimbau seluruh peserta konferensi agar menyampaikan hasil-hasil keputusan konferensi kepada jemaat masing-masing sehingga dapat diterapkan secara bersama di seluruh gereja Baptis di Wilayah Tiom.

Menurut Yusuf, salah satu komitmen yang terus diperkuat PGBP adalah membangun persatuan di antara seluruh gereja Baptis di Tanah Papua.

"Gereja Baptis adalah satu. Karena itu setelah konferensi ini, seluruh pemuda, Persatuan Wanita, dan seluruh warga Baptis harus semakin bersatu dalam memberitakan Injil serta memenangkan jiwa-jiwa yang belum mengenal Tuhan," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....