Wabup Jayawijaya Ajak Warga Tahan Diri dan Fokus Pencarian Korban Konflik Woma
- 11 Mei 2026 01:34 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena - Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere, mengajak masyarakat untuk menahan diri dan tidak melakukan aksi balasan terkait konflik dua kelompok masyarakat yang terjadi di Woma. Ajakan tersebut disampaikan usai pertemuan bersama Kapolres Lanny Jaya, Ketua LMA Jayawijaya dan Lanny Jaya, anggota DPRK Jayawijaya, serta tokoh agama di ruang kerja Wakil Bupati Jayawijaya, Minggu (10/5/2026).
Wakil Bupati mengatakan, pemerintah daerah saat ini meminta seluruh pihak untuk memprioritaskan proses pencarian korban hanyut akibat konflik yang terjadi beberapa waktu lalu. “Kami pemerintah daerah berharap kepada seluruh masyarakat khususnya yang sementara ini ada di Wamena, dengan berbagai motivasi untuk menyatakan perang dan lain-lain, kami berharap untuk sementara fokus mencari para korban yang hanyut kemarin,” ujar Ronny.
Pemerintah daerah bersama pihak terkait, lanjutnya, telah turun langsung menemui keluarga korban dari dua belah pihak guna memberikan pemahaman agar tidak melakukan aksi tambahan yang dapat memperkeruh situasi.
“Kami sudah menyampaikan kepada ke dua keluarga ini supaya tidak membuat gerakan tambahan atau aksi-aksi lain, agar keluarga dari pihak seblah bisa fokus melakukan pencarian warga yang hanyut,” katanya.

Ronny menjelaskan, jumlah korban hanyut akibat insiden tersebut cukup banyak. Sebagian korban telah ditemukan, namun masih ada korban lain yang belum berhasil ditemukan hingga kini.
“Korban yang hanyut ini sangat banyak. Sebagian sudah ditemukan, tetapi sebagian besar belum ditemukan karena itu kami memberikan pengertian kepada keluarga untuk fokus mencari korban,” ucapnya.
Wakil Bupati menambahkan, masyarakat diminta sementara menjauh dari area bantaran sungai agar proses pencarian korban dapat berjalan aman dan lancar. “Keluarga dari pihak sebrang diminta tidak berada di sekitar bantaran sungai, supaya keluarga yang melakukan pencarian bisa bebas mencari para korban, karena sebagian besar korban diperkirakan masih berada di dalam air,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....