Refleksi Setahun, Gubernur Jhon Tabo Tekankan Tanggung Jawab ASN
- 27 Apr 2026 20:43 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menggelar apel pagi dalam rangka memperingati satu tahun kepemimpinan Gubernur Papua Pegunungan sekaligus Hari Ulang Tahun Otonomi Daerah (OTDA) ke-30, di halaman Kantor Gubernur Papua Pegunungan, Senin (27/4/2026).
Apel tersebut diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi perjalanan pemerintahan sekaligus penguatan komitmen dalam meningkatkan pelayanan publik di daerah otonom baru tersebut.
Dalam sambutannya, Gubernur Jhon Tabo mengawali dengan ungkapan syukur atas perjalanan Otonomi Khusus (Otsus) di Tanah Papua yang telah berjalan selama 30 tahun. “Pertama-tama kami mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas berkat dan perlindungan-Nya. Pemerintahan kami, pemerintahan Otonomi Khusus, sudah 30 tahun kita jalankan sampai hari ini,” ujarnya.
Ia menyampaikan, kebijakan Otsus telah membawa perubahan signifikan bagi Papua, termasuk lahirnya sejumlah provinsi baru seperti Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya. Menurutnya, pemekaran wilayah bertujuan memperpendek rentang kendali pemerintahan serta mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Papua yang memiliki tantangan geografis.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa identitas masyarakat Papua tetap satu. “Tanah Papua ini begitu besar, tetapi kita manusia Papua tidak berpisah, tetap Papua satu,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyoroti pentingnya kepercayaan negara kepada putra-putri asli Papua untuk memimpin daerahnya sendiri. Ia menyebut, banyak anak daerah kini dipercaya menduduki jabatan strategis di pemerintahan.
Karena itu, ia mengajak seluruh ASN untuk bekerja dengan hati tulus, penuh tanggung jawab, serta memiliki rasa memiliki terhadap daerah. “Negara sudah beri kepercayaan
kepada kita. Marilah kita melaksanakan tugas dan tanggung jawab ini dengan penuh rasa tanggung jawab,” ujarnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pengelolaan dana Otonomi Khusus agar tepat sasaran dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Gubernur juga mengingatkan seluruh aparatur untuk menjunjung tinggi integritas dan tidak sekadar berbicara tanpa realisasi.
“Harus dengan hati yang jujur, jangan hanya bicara, tapi tidak bisa melaksanakan dengan baik,” tegasnya.
Di akhir arahannya, ia mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk bersatu membangun Papua Pegunungan yang damai, sejahtera, dan penuh persaudaraan.
Usai apel pagi, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melanjutkan agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) sebagai bagian dari penyusunan rencana pembangunan daerah tahun 2027.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....