Keterbatasan Fasilitas, TKA di Jayawijaya Belum Merata
- 24 Apr 2026 12:19 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya mulai menerapkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai bagian dari evaluasi pendidikan, menggantikan sistem sebelumnya yakni Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang digunakan pada tahun 2025. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya, Kaleb Asso, menjelaskan bahwa perubahan dari ANBK ke TKA merupakan kebijakan terbaru dari pemerintah pusat dalam menilai capaian akademik peserta didik.
“Untuk menghadapi TKA ini, di Jayawijaya sejak 2025 kita masih menggunakan ANBK, kemudian diganti menjadi TKA atau Tes Kemampuan Akademik,” ujar Kaleb Asso, saat meninjau pelaksanaan TKA di SD Negeri Wamena, Kamis (23/4/2026).
Kaleb mengatakan, pelaksanaan TKA di Jayawijaya masih terbatas pada sekolah yang telah memiliki kesiapan fasilitas, seperti komputer, jaringan internet, dan listrik. Untuk tingkat Sekolah Dasar (SD), terdapat sekitar 27 sekolah yang akan melaksanakan TKA.
“Di Jayawijaya kenapa hanya sebagian sekolah, karena sekolah lain belum siap dari sisi fasilitas seperti komputer, jaringan, dan listrik. Jadi yang sudah siap saja yang melaksanakan,” katanya.
Sementara itu, untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), dari total 46 sekolah, hanya 13 sekolah yang mengikuti TKA. Kondisi serupa juga terjadi di jenjang lainnya, di mana keterbatasan infrastruktur masih menjadi kendala utama.
“Untuk SMP dari 46 sekolah, yang ikut TKA hanya 13 sekolah. Yang lain belum siap fasilitas, sehingga belum bisa melaksanakan,” jelasnya.
Di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sebagian besar sekolah di wilayah perkotaan telah melaksanakan TKA. Tercatat sebanyak 18 SMA dan 12 SMK yang ikut serta.
Meski demikian, Kaleb menegaskan bahwa pelaksanaan TKA tidak menjadi penentu kelulusan siswa. Hal tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Nomor 95 Tahun 2025.
“TKA ini tidak menentukan lulus atau tidak. Yang menentukan kelulusan itu adalah ujian sekolah, bukan TKA,” tegasnya.
Ia menambahkan, khusus untuk jenjang SMA dan SMK, pelaksanaan TKA dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 9 November 2025. Namun, dalam praktiknya, tidak semua sekolah melaksanakan TKA dan hanya mengikuti ujian sekolah sesuai kesiapan masing-masing.
Pemerintah daerah berharap ke depan seluruh sekolah di Jayawijaya dapat meningkatkan kesiapan sarana dan prasarana agar pelaksanaan TKA dapat berjalan merata di semua jenjang pendidikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....