Kampung Zakat Dorong Ekonomi Umat di Jayawijaya lewat Budidaya Ikan Nila
- 13 Apr 2026 21:13 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena – Dalam upaya mendorong pengembangan ekonomi umat Islam di Kampung Megapura, Distrik Asolokobal, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Program Kampung Zakat Papua Pegunungan berkolaborasi dengan Kementerian Agama Jayawijaya, Baznas, dan Dompet Dhuafa memberikan bantuan modal usaha budidaya ikan nila kepada masyarakat setempat.
PIC Kampung Zakat Papua Pegunungan, Ustaz Nurul Yaqin, menyampaikan bahwa program budidaya ikan nila tersebut dinilai berhasil memberikan dampak positif bagi masyarakat atau mustahik di Kampung Megapura.
“Modal dari dana zakat ini bukan sekadar bantuan konsumtif, tetapi dijadikan sebagai modal usaha. Kami juga memberikan pendampingan intensif, mulai dari cara budidaya, pemberian pakan hingga masa panen,” ujar Nurul Yaqin, Sabtu (11/4/2026).
Selain pendampingan teknis, para penerima manfaat juga dibantu dalam proses pemasaran hasil panen ikan oleh pengelola zakat. Hal ini diharapkan dapat memastikan keberlanjutan usaha sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.
Nurul Yaqin menambahkan, program ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga membangun keterampilan masyarakat yang dapat diwariskan.
“Manfaatnya sangat banyak, mulai dari mustahik memiliki keterampilan budidaya, tumbuhnya kemandirian hingga berpotensi berubah menjadi muzakki di masa depan. Selain itu, juga membantu pemenuhan gizi keluarga dan lingkungan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Jayawijaya, Tinus Giban, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Ia menjelaskan bahwa Kampung Zakat merupakan program nasional Kementerian Agama RI yang bertujuan mengentaskan kemiskinan melalui pemanfaatan dana zakat produktif berbasis wilayah.
“Di Jayawijaya, program ini difokuskan pada potensi perikanan darat yang sesuai dengan kondisi geografis dan kearifan lokal. Prinsipnya, kita tidak hanya memberi ikan, tetapi juga memberikan kail dan mengajarkan cara memancing,” ujarnya.
Salah satu penerima manfaat, Umar, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. Ia menyebutkan, usaha budidaya ikan nila kini membantu memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.
“Dulu kami susah cari uang. Sekarang dari jaga kolam bisa beli beras dan bayar sekolah anak. Terima kasih Kampung Zakat,” ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....