Kekurangan Vitamin D Bisa Sebabkan Kantuk Berlebihan di Siang Hari

  • 04 Okt 2026 20:54 WIB
  •  Wamena
Poin Utama
  • Kantuk berlebihan, kelelahan, dan kurang bertenaga di siang hari meskipun tidur cukup malam dapat menunjukkan defisiensi vitamin D dalam tubuh.
  • Vitamin D memiliki peran lebih luas dari sekadar menjaga kesehatan tulang dan sistem kekebalan, termasuk dalam mengatur siklus tidur dan menjaga fungsi otak tetap waspada.
  • Vitamin D dikenal juga sebagai vitamin sinar matahari dan perlu diperhatikan sebagai bagian dari asupan nutrisi harian untuk mencegah berbagai masalah kesehatan.

RRI.CO.ID, Wamena - Merasa sering mengantuk, lelah, dan kurang bertenaga di siang hari meskipun sudah tidur cukup pada malam hari? Jangan sepelekan kondisi ini. Selain kurang tidur atau kelelahan aktivitas, rasa kantuk berlebihan di siang hari ternyata bisa menjadi tanda bahwa tubuh Anda sedang mengalami kekurangan (defisiensi) vitamin D.

Vitamin D dikenal luas sebagai nutrisi penting untuk menjaga kesehatan tulang dan sistem kekebalan tubuh. Namun, peran vitamin yang sering disebut sebagai "vitamin sinar matahari" ini jauh lebih luas, termasuk dalam mengatur siklus tidur dan menjaga fungsi otak agar tetap waspada.

Vitamin D berperan langsung pada area di otak yang mengatur siklus tidur dan terjaga. Penelitian menunjukkan bahwa reseptor vitamin D ditemukan di bagian otak yang mengontrol ritme sirkadian (jam biologis tubuh).

Ketika kadar vitamin D dalam darah menurun, fungsi reseptor tersebut dapat terganggu, yang berdampak pada:

  • Tidur malam menjadi kurang nyenyak, sering terbangun, atau mengalami gangguan tidur ringan lainnya.
  • Akibat tidur malam yang tidak berkualitas, tubuh meresponsnya dengan rasa lelah kronis dan dorongan kuat untuk tidur di siang hari.
  • Kekurangan nutrisi ini kerap memicu kabut otak (brain fog), membuat seseorang lebih sulit fokus saat bekerja atau beraktivitas.

Kabar baiknya, kekurangan vitamin D dapat diatasi dengan mudah melalui langkah-langkah sederhana berikut:

  1. Paparan Sinar Matahari Pagi

    Tubuh dapat memproduksi vitamin D secara alami ketika kulit terpapar sinar matahari pagi. Luangkan waktu 10 sampai 15 menit di bawah sinar matahari beberapa kali seminggu.

  2. Konsumsi Makanan Kaya Vitamin D

    Tingkatkan asupan makanan seperti ikan berlemak (salmon, tuna, sarden), kuning telur, jamur, serta produk makanan dan minuman yang sudah difortifikasi vitamin D.

  3. Suplementasi

    Jika hasil pemeriksaan darah menunjukkan kadar vitamin D yang sangat rendah, dokter mungkin akan meresepkan suplemen dengan dosis yang sesuai kebutuhan tubuh.

Rasa kantuk berlebihan juga bisa menjadi gejala dari kondisi medis lain, seperti sleep apnea, anemia, atau gangguan tiroid. Jika keluhan ini terus berlanjut meski telah mengubah pola hidup, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan tenaga medis profesional guna mendapatkan diagnosis yang akurat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....