Waspada, Konsumsi Gula Berlebih Picu Diabetes hingga Penyakit Jantung
- 01 Okt 2026 17:43 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena- Kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan, konsumsi gula harian masyarakat Indonesia rata-rata melebihi batas anjuran WHO, yakni 50 gram atau setara 4 sendok makan per hari.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam menjelaskan, gula berlebih tidak hanya menyebabkan kenaikan berat badan, tetapi juga memicu berbagai penyakit kronis.
"Konsumsi gula berlebih dalam jangka panjang dapat menyebabkan resistensi insulin yang berujung pada diabetes melitus tipe 2, obesitas, kerusakan gigi, hingga meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke," ujar pakar kesehatan.
Bsejumlah bahaya konsumsi gula berlebih yang perlu diwaspadai:
1. Diabetes Tipe 2: Gula berlebih membuat kerja insulin tidak efektif, sehingga kadar gula darah melonjak.
2. Obesitas dan Penyakit Jantung: Kelebihan kalori dari gula disimpan sebagai lemak, memicu penumpukan lemak di pembuluh darah.
| Baca juga: Kandungan Matcha Bisa Redakan Kecemasan |
3. Kerusakan Gigi dan Kulit: Gula menjadi makanan bakteri di mulut penyebab gigi berlubang, serta mempercepat penuaan kulit.
4. Gangguan Mood dan Energi: Lonjakan gula darah sesaat membuat energi cepat naik lalu drop, menyebabkan mudah lelah dan mood tidak stabil.
5. Perlemakan Hati: Sama seperti alkohol, fruktosa berlebih dapat menyebabkan penumpukan lemak di hati.
Untuk mencegahnya, masyarakat diimbau mengurangi minuman kemasan manis, kue, donat, dan periksa label gizi. Ganti dengan air putih, buah segar, dan batasi gula tambahan maksimal 4 sendok makan per hari.
Jika memiliki riwayat keluarga diabetes atau mengalami gejala sering haus, sering buang air kecil, dan berat badan turun drastis, segera konsultasikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk pemeriksaan gula darah
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....