Satu Tahun Definitif, Begini Upaya Pembangunan Kesehatan Papua Pegunungan
- 06 Agt 2026 18:10 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena - Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan terus membuktikan komitmennya dalam memperluas akses pelayanan kesehatan hingga ke wilayah terpencil. Satu tahun tiga bulan dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur, Jhon Tabo dan Ones Pahabol terus menggenjot pembangunan di bidang kesehatan.
Untuk meninjau pembambangunan telah dilakukan selama 1,3 bulan, Dinas Kesehatan Provinsi Papua Pegunungan melakukan kunjungan ke tiga lokasi pembangunan Puskesmas di tiga kabupaten yakni Kabupaten Mamberamo Tengah (Mamteng), Tolikara dan Kabupaten Jayawijaya pada Kamis (6/8/2026).
Kunjungan dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Pegunungan, Titus Kogoya, didampingi jajaran Dinas Kesehatan serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk melakukan dokumentasi foto dan video sebagai bagian dari publikasi pembangunan.
Tiga fasilitas kesehatan yang dikunjungi meliputi Puskesmas Uganda di Distrik Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah (Mamteng), Puskesmas Tagineri di Distrik Tagineri, Kabupaten Tolikara, serta Puskesmas Silokarno Doga di Distrik Pyramid, Kabupaten Jayawijaya.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Titus Kogoya, mengatakan pembangunan Puskesmas Uganda Distrik Kelila Mamteng , merupakan realisasi program Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Dinas Kesehatan yang dibiayai melalui Anggaran Tahun 2025.

"Kami sekarang berada di Puskesmas Uganda, Kabupaten Mamberamo Tengah. Bangunan yang ada di belakang kami ini merupakan bangunan yang sangat megah dengan standar nasional sesuai standar Kementerian Kesehatan. Ini dibangun oleh Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan anggaran tahun 2025," Kata Titus.
Selain fasilitas Puskesmas, Pemprov juga membangun dua unit rumah tenaga kesehatan di Kabupaten Mamberamo Tengah. Program serupa juga telah direalisasikan di sejumlah kabupaten lainnya di provinsi Papua Pegunungan.
"Di Pegunungan Bintang kami membangun satu paket, di Lanny Jaya dua rumah paramedis, di Mamberamo Tengah dua rumah paramedis beserta Puskesmas. Tahun ini pembangunan juga berlanjut di Tolikara melalui Puskesmas Tagineri. Puskesmas Tagineri sudah dibangun sejak tahun 2024, begitu juga Puskesmas Silokarno Doga di Jayawijaya," jelasnya.
Seluruh bangunan telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang sesuai standar Kementerian Kesehatan. "Peralatannya sudah lengkap. Ada instalasi pengolahan air limbah (IPAL), pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), air bersih, rumah petugas, pos keamanan hingga fasilitas pendukung lainnya sudah tersedia." Kata Titus
Kepala Dinas mengatakan pembangunan tersebut merupakan bagian dari visi dan misi Gubernur Papua Pegunungan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. "Pak Gubernur sangat peduli terhadap pembangunan sektor kesehatan. Tahun ini pembangunan akan berlanjut di Tolikara, Jayawijaya, Nduga dan daerah lainnya” Ungkapnya.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas) Darbi Kio, menuturkan, pembangunan yang dilakukan pemerintah provinsi tidak hanya berupa Puskesmas, tetapi juga pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Kabupaten Lanny Jaya, gudang farmasi di Rumah Sakit Jayawijaya, penyediaan alat kesehatan, hingga penguatan sarana pelayanan rumah sakit.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan juga telah menyerahkan bantuan kendaraan operasional berupa satu unit ambulans dan satu unit mobil jenazah untuk mendukung pelayanan rujukan yang selama ini masih terpusat di Kabupaten Jayawijaya.
"Tahun ini kami juga akan membantu ambulans untuk Rumah Sakit Yalimo dan Rumah Sakit Lanny Jaya yang hingga kini belum memiliki ambulans," ungkap Darbi.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan telah merekrut sekitar 60 tenaga honorer kesehatan yang mulai ditempatkan di tujuh kabupaten sejak Mei 2026. Namun, beberapa wilayah belum dapat ditempati karena mempertimbangkan kondisi keamanan.
“Pemerintah provinsi juga telah menjalin kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mendorong peningkatan jumlah dokter spesialis sebagai persiapan pembangunan rumah sakit di Papua Pegunungan” Kata Kabid.

Pemerintah juga terus mengupayakan pembangunan Rumah Sakit Tipe C di tujuh kabupaten melalui dukungan pemerintah pusat. Menurutnya, pembangunan di Papua Pegunungan memiliki tantangan tersendiri karena sebagian besar wilayah hanya dapat dijangkau menggunakan transportasi udara.
"Papua Pegunungan berbeda dengan provinsi lain. Akses ke banyak daerah hanya melalui pesawat. Karena itu pembangunan membutuhkan waktu dan proses yang panjang. Tetapi pemerintah memiliki komitmen kuat untuk terus membangun daerah ini." Ujarnya.
Lebih jauh Darbi menambahkan, pemerintah juga terus mendistribusikan berbagai alat kesehatan ke sejumlah rumah sakit, termasuk rencana pengiriman peralatan medis ke Rumah Sakit Elpida Sara di Kabupaten Nduga yang memerlukan jalur distribusi khusus.
"Kami tetap berkomitmen agar masyarakat di daerah yang sulit dijangkau memperoleh pelayanan kesehatan yang layak," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Staf Gizi Puskesmas Uganda, Andes, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan atas pembangunan Puskesmas baru yang dinilai sangat membantu pelayanan kesehatan masyarakat.
"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, khususnya Dinas Kesehatan, karena telah memberikan bangunan yang sangat megah ini. Selama ini bangunan lama jauh dari masyarakat sehingga pelayanan kesehatan sulit dijangkau. Dengan adanya bangunan baru ini pelayanan menjadi jauh lebih mudah." Katanya.
Meski demikian, Andes berharap pemerintah dapat menambah rumah dinas bagi tenaga kesehatan, menyediakan air bersih, serta menambah tenaga medis, khususnya dokter gigi.
"Saat ini kami memiliki sekitar 20 tenaga kesehatan dengan satu dokter umum. Kami masih membutuhkan tambahan rumah petugas, air bersih, serta dokter gigi agar pelayanan kesehatan semakin optimal," katanya.»
Melalui kunjungan kerja tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menegaskan bahwa pembangunan sektor kesehatan terus berjalan secara bertahap dan merata. Kehadiran Puskesmas beserta rumah tenaga kesehatan, alat kesehatan, ambulance, hingga penguatan sumber daya manusia menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat di tujuh kabupaten Papua Pegunungan, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan kesehatan di seluruh wilayah provinsi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....