Tutup Pameran Pembangunan Papua Pegunungan Gubernur Tekankan Visi Misi
- 16 Agt 2026 19:05 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena - Gubernur Papua Pegunungan Dr John Tabo secara resmi menutup Pameran Pembangunan Provinsi Papua Pegunungan Tahun 2026 di Wamena, Kamis (14/08/2026). Pameran pembangunan berlangsung 3 hari (12 – 14) Agustus.
Dalam sambutan penutupannya, Gubernur John Tabo menegaskan pameran pembangunan mini tersebut menjadi cerminan perjalanan 1 tahun kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Dr.Ones Pahabol, sekaligus menjadi ruang informasi sosialisasi sekaligus informasi aktual pembangunan di provinsi yang baru dimekarkan tersebut.
"Pameran ini menjadi kesempatan bagi kita untuk melihat bersama apa yang sudah dikerjakan pemerintah, sekaligus menjadi ruang untuk mendengar dan melihat apa yang masih menjadi kebutuhan masyarakat kita," ujar John Tabo dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda, Wasuok Siep.
Gubernur menjelaskan, seluruh program pembangunan diarahkan untuk mewujudkan visi Papua Pegunungan BERSINAR, yaitu Papua Pegunungan yang Berdaya Saing, Religius, Sinergis, Inovatif, Nyaman dan Aman. Visi tersebut, kata dia, bukan hanya kalimat dalam dokumen pemerintahan, melainkan harus menjadi arah kerja bersama.
Untuk mewujudkan visi itu, John Tabo menekankan pentingnya kekuatan tiga tungku, yaitu adat, agama, dan pemerintah. Ketiga unsur tersebut harus berjalan bersama, berintegrasi, saling menghormati dan saling menguatkan.
"Pemerintah mempunyai tugas menjalankan pembangunan dan pelayanan, tokoh adat menjaga nilai dan tatanan kehidupan masyarakat, sementara tokoh agama yang mewakili iman umat, terus menanamkan nilai kasih, kedamaian dan persaudaraan. Kalau tiga tungku ini kuat dan bersatu, kita akan lebih mampu menghadapi tiga tantangan besar yaitu ketertinggalan, keterisolasian dan keterbelakangan," tegasnya.
Pada aspek pembangunan manusia, Gubernur menyebut pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, perlindungan sosial, serta ruang bagi pemuda dan perempuan harus terus diperkuat. Ia menegaskan pemerintahan harus hadir dengan wajah yang melayani, bukan hanya memerintah, dan tidak boleh ada masyarakat yang merasa ditinggalkan.
Di bidang pemerintahan, ia mengingatkan jajarannya untuk bekerja secara efektif, terbuka, jujur dan dapat dipertanggungjawabkan. Setiap program harus jelas manfaatnya bagi rakyat dan setiap anggaran harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
Sementara di bidang infrastruktur, Gubernur mengakui kondisi geografis Papua Pegunungan menjadi tantangan tidak ringan. Karena itu pembangunan jalan, jembatan, transportasi, komunikasi, listrik, air bersih, serta fasilitas pendidikan dan kesehatan harus terus didorong secara merata, bertahap dan terintegrasi. Penguatan ekonomi masyarakat melalui potensi lokal, pertanian, peternakan, ketahanan pangan, UMKM, dan investasi yang berpihak pada rakyat juga menjadi prioritas.
Menutup sambutannya, Gubernur menyampaikan terima kasih kepada pimpinan OPD, panitia, peserta pameran dari UMKM binaan Provinsi Papua Pegunungan, serta semua pihak yang telah bekerja keras.
Ia berharap pameran tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi menjadi bahan evaluasi dan semangat baru untuk melanjutkan pekerjaan besar dengan satu hati, satu semangat dan satu tujuan mewujudkan Papua Pegunungan BERSINAR.
"Dengan memohon berkat Tuhan Yang Maha Kuasa, Pameran Pembangunan Provinsi Papua Pegunungan secara resmi saya nyatakan ditutup. Mari kita terus bekerja dengan hati untuk rakyat, karena jabatan adalah amanah dan pembangunan adalah tanggung jawab kita bersama," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....