Apa Itu Self Awareness?

  • 16 Jun 2026 14:56 WIB
  •  Wamena
Poin Utama
  • Cara Bagaimana Membangun Self-awareness (kesadaran diri)

RRI.CO.ID, Wamena - Self-awareness (kesadaran diri) adalah kemampuan mendasar untuk mengenali, memahami, dan memantau diri sendiri secara objektif. Ini bukan sekadar tahu nama atau hobi kamu, melainkan pemahaman mendalam tentang apa yang sedang kamu rasakan, mengapa kamu merasakannya, serta bagaimana pikiran dan perilakumu memengaruhi orang-orang di sekitarmu. Sederhananya, kesadaran diri adalah kemampuan untuk menjadi pengamat bagi dirimu sendiri.

Menurut penelitian psikologi (salah satunya oleh Dr. Tasha Eurich), self-awareness dibagi menjadi dua jenis:

  • Internal Self-Awareness

    Pemahaman yang jernih tentang nilai-nilai, hasrat, aspirasi, serta reaksi emosionalmu sendiri. Orang dengan kesadaran internal yang tinggi tahu betul apa yang membuat mereka bahagia, stres, atau termotivasi.

  • External Self-Awareness

    Pemahaman tentang bagaimana orang lain melihat dirimu. Ini bukan berarti kamu "baper" atau selalu cemas dengan omongan orang lain, melainkan tahu secara objektif bagaimana getaran (vibe), kata-kata, dan tindakanmu memengaruhi lingkungan sekitar.

Mengapa Ini Sangat Penting?

Tanpa self-awareness, kita ibarat menyetir mobil dengan mata tertutup—kita hanya bereaksi terhadap jalanan tanpa benar-benar mengendalikan arahnya. Ketika kamu memiliki kesadaran diri yang baik, kamu akan merasakan beberapa manfaat nyata ini:

  • Kamu tidak langsung marah saat tersinggung, melainkan sadar, "Oh, saya merasa terancam karena kritik ini," lalu memilih respons yang lebih bijak.
  • Kamu bisa memahami kapan egomu mulai mendominasi dan kapan kamu perlu mendengarkan orang lain.
  • Kamu memilih karier, pasangan, atau keputusan hidup berdasarkan nilai-nilai intrinsikmu, bukan sekadar ikut-ikutan tren atau ekspektasi orang lain.

Cara Sederhana Memulai

Membangun kesadaran diri adalah proses seumur hidup, tapi kamu bisa memulainya dengan satu trik psikologi sederhana: Ubah pertanyaan Mengapamenjadi Apa. Saat kamu merasa kesal, jangan tanya, Mengapa hari ini menyebalkan sekali?, (ini memicu otak mencari-cari kesalahan di luar dirimu). Gantilah dengan, Apa yang sebenarnya membuat saya merasa tidak nyaman saat ini? Pertanyaan Apa membantumu melihat situasi secara lebih objektif dan fokus pada solusi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....