Insan Pers Jayawijaya Salurkan Bantuan bagi Pengungsi Perang Suku di Wamena
- 06 Jun 2026 05:34 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena – Komunitas insan pers di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak perang suku di Wamena dan sekitarnya. Setelah membuka donasi selama lima hari, para jurnalis kembali menyalurkan bantuan kepada warga pengungsi di sejumlah titik pengungsian.
Aksi kemanusiaan tersebut dilakukan karena para wartawan melihat banyak warga mulai mengungsi akibat konflik yang terjadi. Seperti yang telah diketahui bersama bahwa sebagain besar pengungsi berada di Polres Jayawijaya, Kodim 1702/Jayawijaya, Gereja Katolik Paroki Kristus Jaya Wamena, serta beberapa gereja lainnya dan rumah-rumah keluarga yang dianggap aman dan nyaman oleh masyarakat.
Memasuki hari kelima penyaluran bantuan, berbagai donasi yang dipercayakan masyarakat melalui komunitas pers kembali disalurkan kepada warga yang membutuhkan. Mayoritas penerima bantuan merupakan ibu-ibu dan anak-anak yang tampak antusias saat menerima kunjungan langsung para jurnalis.
Koordinator aksi kemanusiaan, Deni A. Tonjau, mengaku prihatin atas kondisi yang dialami masyarakat terdampak konflik. Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat sedikit meringankan beban para pengungsi.
“Kami wartawan yang ada di Wamena datang untuk mengunjungi bapak dan mama semua yang merasakan dampak konflik yang terjadi. Bantuan yang kami bawa memang tidak banyak, tetapi kami berharap dapat membantu meringankan beban dari keluarga semuah disini,” ujar Deni saat menyerahkan bantuan kepada warga.
Deni juga menyampaikan bahwa penggalangan donasi resmi ditutup pada Rabu (20/5). Meski demikian, insan pers di Jayawijaya akan terus menyalurkan bantuan yang masih tersedia di sekretariat hingga seluruhnya diterima masyarakat yang membutuhkan.
Salah satu keluarga pengungsi di daerah Holima bersyukur atas perhatian yang diberikan para jurnalis. Menurutnya, kehadiran wartawan di lokasi pengungsian memberikan semangat bagi warga yang terdampak konflik.
“Kami di sini berasal dari tiga kampung yang juga terkena dampak perang suku. Saat ini keluarga kami sementara mengungsi di bantaran Kali Baliem,” ujar salah seorang warga.
Atas nama keluarga besar, ia juga menyampaikan terima kasih kepada insan pers di Kabupaten Jayawijaya dan Papua Pegunungan yang telah datang langsung mengunjungi mereka di Holima.
Ucapan serupa juga disampaikan sejumlah warga lainnya yang didatangi insan pers , di antaranya bapak Marius di Pikhe, Maria di Wamena, Mama Agusta di belakang SMA PGRI Wamena, keluarga besar di Gereja GKI Pugima, serta warga di Wesaput yang telah menerima bantuan dari komunitas pers Jayawijaya.
Rencananya, pada Kamis (21/5), insan pers Jayawijaya kembali melanjutkan penyaluran bantuan kepada warga terdampak konflik perang suku di wilayah ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....